Anak Kiai Kondang di Jombang Masuk Daftar Pencarian Orang Terkait Kasus Pencabulan

- Jumat, 14 Januari 2022 | 16:09 WIB
Ilustrasi daftar pencarian orang  (Scott Rodgerson on Unsplash)
Ilustrasi daftar pencarian orang (Scott Rodgerson on Unsplash)

AYOSURABAYA.COM -- Seorang anak putra seorang kiai ternama di Kabupaten Jombang, MSA, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencabulan terhadap santriwatinya.

MSA ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)

Hal tersebut disampaikan Direskrimum Polda Jatim Kombes Totok Suharyanto di Kota Surabaya, Jumat (14/1/2022).

"Kami akan melakukan upaya paksa terhadap MSA karena beberapa kali mangkir dari upaya pemanggilan polisi," ujarnya, dikutip dari Republika

Menurut dia, secara fakta yuridis perkara dugaan pencabulan santriwati dengan tersangka MSA sudah dinyatakan P-21 alias berkas lengkap oleh kejaksaan pada 4 Januari 2022.
"Perkara itu sudah P-21. Kami berkewajiban menyerahkan tersangka dan barang buktinya kepada pihak kejaksaan," ucap Totok.

Menurut dia, penyidik sudah melayangkan panggilan pertama dan kedua kepada tersangka. Pada panggilan pertama, MSA melalui kuasa hukumnya menyatakan tidak datang dengan alasan sakit dan meminta waktu hingga 10 Januari. "Setelah kami tunggu, ternyata yang bersangkutan juga tidak hadir. Kali ini tanpa alasan," kata Totok.

Selanjutnya, pada Kamis (13/1), penyidik mendatangi kediaman tersangka MSA di pondok pesantren di Jombang. Namun, kedatangan penyidik sempat mendapatkan penolakan dengan alasan MSA sedang tidak berada di tempat. "Kami kemudian menerbitkan DPO untuk proses selanjutnya, dan akan dilaksanakan upaya paksa," tutur Totok.

Mengenai batas waktu bagi tersangka untuk menyerahkan diri atau dibawa paksa, Totok berharap tersangka MSA bersikap kooperatif. Tersangka MSA merupakan warga asal Kecamatan Ploso, Jombang, yang merupakan pengurus sekaligus anak kiai ternama dari salah satu pesantren di wilayah tersebut.

Pada Oktober 2019, MSA dilaporkan ke Polres Jombang atas dugaan pencabulan terhadap perempuan di bawah umur asal Jawa Tengah dengan Nomor LP: LPB/392/X/RES/1.24/2019/JATIM/RESJBG. Selama disidik oleh Polres Jombang, MSA diketahui tidak pernah sekalipun memenuhi panggilan penyidik.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X