7 Makanan Khas Imlek dan Maknanya, Salah Satunya Kenapa Harus Ada Ikan?

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 08:14 WIB
Ilustrasi makanan khas imlek. (Yuwei Shaw on Unsplash)
Ilustrasi makanan khas imlek. (Yuwei Shaw on Unsplash)

AYOSURABAYA.COM -- Perayaan tahun baru Imlek 2022 akan jatuh pada 1 Februari. Untuk merayakan Imlek, etnis Tionghoa biasanya menyediakan makanan khas yang memiliki makna masing-masing.

Berikut daftar makanan khas Imlek beserta makna dan harapannya. Apakah ada di antara kuliner Imlek ini yang merupakan favoritmu?

Baca Juga: Jadwal dan Lokasi Pemadaman Listrik PLN UP3 Situbondo ULP Panarukan Hari Ini, 15 Januari 2022

1. Siu Mie
Ukuran Siu Mie lebih panjang dari mie biasanya. Makanan khas Imlek ini menghadirkan makna dan harapan agar panjang umur. Kuliner Imlek ini harus dimakan secara utuh dan tidak terpotong agar yang memakan berumur panjang.

2. Ikan
Ikan disebut sebagai Yu (Bahasa Mandarin) yang artinya keberuntungan atau berlebih. Dengan menghadirkan ikan sebagai kuliner Imlek, harapannya di tahun mendatang keuntungan yang lebih banyak bisa dihasilkan.

Baca Juga: Doa yang Sebaiknya Diucapkan Ketika Gempa Bumi

3. Pangsit
Orang Tionghoa meyakini jika semakin banyak pangsit yang dihidangkan pada tahun baru, maka akan semakin banyak pula rezeki di tahun mendatang.

Pangsit yang menjadi kuliner Imlek harus dibuat dalam bentuk lipatan yang bagus dan melengkung. Pangsit yang lurus dianggap sebagai perwujudan dari kemiskinan.

4. Kue Keranjang
Nama lain makanan khas Imlek ini dalam Bahasa Mandarin adalah Nian Gao atau Nyen Gaoww. Artinya adalah semakin tinggi dari tahun ke tahun. Orang Tionghoa mempercayai kue ini sebagai perlambang kemajuan dan peningkatan segala hal dalam kehidupan termasuk kesuksesan dan kekayaan.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X