Varian Omicron Bermutasi, Sudah Terdeteksi di Swedia, Denmark, dan Norwegia

- Rabu, 19 Januari 2022 | 11:32 WIB
Ilustrasi virus Corona varian Omicron.
Ilustrasi virus Corona varian Omicron.

AYOSURABAYA.COM -- Swedia melaporkan adanya mutasi baru dari strain varian Covid-19 Omicron. Academic Laboratory di Uppsala Swedia yang pertama kali melaporkan mutasi tersebut telah terdeteksi di wilayahnya.

Mereka mengatakan, mutasi terdeteksi pada tiga orang. Mereka menamakan mutasi Omicron itu sebagai BA.2. Sejauh ini, belum ada informasi lebih banyak soal mutasi BA.2.

"Kami harus memiliki lebih banyak bahan untuk melihat apakah BA.2 dapat bersaing dengan varian sebelumnya," jelas Juru Bicara Laboratorium Mats Martinel, dilansir dari 112 News, Rabu 19 Januari 2022.

Baca Juga: Liga Inggris: Link Live Streaming, Head to Head, dan Prediksi Skor Brentford vs Manchester United

Menurutnya, kasus BA.2 di Uppsala kemungkinan akan ditemukan lebih banyak lagi. Hal ini, kata dia, karena subvarian baru memerlukan pengurutan yang lebih dalam, ada kemungkinan bahwa subvarian tersebut belum terdeteksi pada beberapa dari mereka yang terinfeksi.

Mutasi tersebut sebelumnya telah ditemukan di Denmark, Norwegia, dan Calcutta, di mana penyebarannya sangat luas dalam waktu singkat. Tetapi Mats menegaskan masih terlalu dini untuk mengatakan apakah subvarian baru ini lebih berbahaya atau akan menyebar dengan cepat di Swedia.

“Sebelumnya kami melaporkan bahwa lebih dari 7 juta kasus baru Covid-19 dilaporkan pada minggu pertama tahun 2022 di Eropa. Pada tingkat ini, diproyeksikan bahwa lebih dari 50% populasi wilayah akan terinfeksi Omicron dalam enam-delapan minggu ke depan,” paparnya.

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X