Belasan Rumah Warga Kabupaten Situbondo Rusak Diterjang Angin Kencang

- Rabu, 19 Januari 2022 | 14:02 WIB
Belasan rumah di Situbondo rusak diterjang angin kencang.  (BNPB)
Belasan rumah di Situbondo rusak diterjang angin kencang. (BNPB)

AYOSURABAYA.COM – Angin kencang menyebabkan sejumlah rumah rusak di wilayah Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, pada Selasa (18/1). Peristiwa pada sore hari ini mengakibatkan kerusakan rumah warga dengan tingkat ringan hingga berat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo menginformasikan lokasi terdampak berada di Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo. Data kerusakan per hari ini, Rabu (19/1) tercatat rumah rusak berat 3 unit, rusak sedang 15, dan rusak ringan 4. Sebanyak 22 KK terdampak kejadian yang berlangsung pada 16.30 WIB.

Peristiwa ini tidak menyebabkan terjadinya pengungsian atau pun korban luka-luka.

Baca Juga: Link Download Kalender 2022, Cocok untuk di Tempel Dekat Meja Belajar

Menyikapi kejadian ini, BPBD dibantu TNI, Polri, pemerintah desa dan kecamatan melakukan penanganan darurat dengan membantu warga yang rumahnya rusak. Pihaknya juga masih melakukan kaji cepat untuk mengidentifikasi apabila ada kerusakan lain.

Berdasarkan prakiraan cuaca, secara umum Provinsi Jawa Timur berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang hingga tiga hari kedepan (22/1). Sementara di Kabupaten Situbondo, hari ini hingga esok hari (20/1) berpotensi mengalami hujan lebat.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang.

Baca Juga: Mau Liburan ke Bali Lewat Darat, Ini Jadwal dan Harga Tiket Kapal Fery di Pelabuhan Ketapang

Berbagai upaya pencegahan atau langkah penanganan dini dapat dilakukan di tingkat desa, misalnya seperti penyiapan peralatan evakuasi, tempat pengungsian sementara atau pun pemantauan dini prakiraan cuaca. Masyarakat diimbau untuk menghindari pohon maupun bangunan yang berpotensi mengalami rubuh saat terjadi angin kencang.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X