BMKG: Gelombang yang Merenggut 11 Nyawa Pelaku Ritual di Jember Setinggi 2,5 Meter

- Selasa, 15 Februari 2022 | 11:00 WIB
Ilustrasi ombak laut selatan.  (Ilona Froehlich on Unsplash)
Ilustrasi ombak laut selatan. (Ilona Froehlich on Unsplash)

AYOSURABAYA.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengungkapkan tinggi gelombang laut yang merenggut nyawa 11 orang pelaku ritual di Pantai Payangan Jember, Minggu 13 Fenruari 2022 setinggi 2,5 meter.

Sementara kecepatan angin mencapai 5-15 knot atau sekitar 9 km - 27 km per jam.

"Pada saat kejadian, pantauan kami untuk informasi tinggi gelombang di wilayah tersebut mencapai 2,5 meter dengan kecepatan angin berkisar 5 - 15 knot," jelas Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, seperti dikutip dari Republika.

Baca Juga: Daftar Harga Bahan Pokok Kota Surabaya Hari Ini Selasa 15 Februari 2022

Eko menjelaskan kondisi saat ritual berlangsung angin tidak begitu kencang, namun karena dilakukan dini hari pandangan mata berkurang, sehingga kurang sensitif melihat kondisi sekitar.

Patut diwaspadai kondisi Pantai Selatan Jawa memiliki karakteristik garis pantai yang curam. Artinya, pantai hanya beberapa meter kemudian langsung curam ke dalam. Batas pantai dangkal dan curam, ada kelihatan pecah ombak hingga sampai mendekati lokasi pecah ombak.

Terseret ombak dapat disebabkan oleh adanya rip curreny atau arus kuat yang bergerak menjauh dari pantai hingga dapat menyeret suatu objek ke laut.

Baca Juga: 10 Kelompok Masyarakat yang Masuk Daftar Hitam Gelombang 23 Kartu Prakerja

Kecepatannya bervariasi, tergantung pada kondisi gelombang, pasang surut dan bentuk pantai tentunya sangat berbahaya bagi pengunjung.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdy Sambo Suap LPSK? Pengacara Ngaku Tak Tahu

Jumat, 12 Agustus 2022 | 18:49 WIB
X