10 Keutamaan Bulan Ramadan Berdasarkan Hadist Nabi Muhammad SAW

- Selasa, 8 Maret 2022 | 13:31 WIB
Ilustrasi beribadah di bulan Ramadan. (pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi beribadah di bulan Ramadan. (pixabay/mohamed_hassan)

AYOSURABAYA.COM -- Bulan Ramadan begitu istimewa karena adanya keutamaan di dalamnya. Seperti yang disebutkan Nabi Muhammad SAW sebagai Sayyidus Syuhur atau penghulu para bulan.

Rasululllah SAW dalam sejumlah hadits shahih juga menyampaikan beberapa keutamaan Ramadan sebagai bulan istimewa yang tak bisa dilewatkan begitu saja.

Salah satu keutamaan bulan Ramadan yang hanya terjadi di bulan Ramadan yaitu Lailatul Qadar.

Berikut ini merupakan beberapa keutamaan bulan Ramadan yang ada dalam hadist Rasulullah SAW yang dikutip dari laman bersamadakwah.net:

Baca Juga: Meninggal Saat Ramadan Masuk Surga, Benarkah ?

1. Diwajibkan Puasa

Puasa di bulan Ramadan termasuk salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan sesuai dengan syarat dan rukun yang sudah ditentukan, sehingga Ramadhan disebut juga Syahru Shiyam atau bulan berpuasa.

Perintah untuk berpuasa Ramadan disebutkan dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 183 dan 185.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang yang bertaqwa." (QS. Al Baqarah ayat 183).

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

"Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang haq dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kalian hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa…” (QS. Al Baqarah ayat 185).

Selain kedua ayat tersebut, Rasulullah dalam sebuah hadits juga memerintahkan untuk puasa di bulan Ramadan.

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ

"Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa…" (HR. Ahmad).

2. Bulan Penuh Berkah

Ramadhan adalah bulan penuh berkah, sebagaimana disebutkan dalam hadits.

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ

"Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah…" (HR. Ahmad).

Barakah artinya adalah ziyadatul khair, yaitu bertambahnya kebaikan. Saat Ramadan orang-orang berlomba-lomba untuk berbuat baik berharap kebaikan tersebut berbuah pahala yang besar.

3. Penghapus Dosa

Amal ibadah yang dilakukan di bulan Ramadan menjadi sarana untuk menghapus dosa dari Ramadan sebelumnya ke Ramadan berikutnya. Hal ini sebagaimana sabda Nabi SAW:

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

"Sholat lima waktu, antara sholat Jumat ke Sholat Jumat dan Ramadhan ke Ramadan penghapus dosa di antara keduanya, jika menjauhi dosa-dosa besar." (HR. Muslim).

4. Waktu Mustajab

Jika pada hari-hari biasa waktu mustajab untuk berdoa hanya pada waktu-waktu tertentu saja, maka saat Ramadan ada banyak waktu mustajab.

Waktu mustajab ini sangat baik digunakan untuk berdoa karena doa yang dipanjatkan akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

Rasulullah SAW bersabda:

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

"Tiga orang yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizholimi." (HR. Tirmidzi; hasan).

5. Pintu Surga Dibuka

Salah satu keutamaan besar yang dimiliki Ramadan adalah dibukanya pintu-pintu surga. Rasulullah SAW bersabda:

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ

"Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga…" (HR. Ahmad).

6. Pintu Neraka Ditutup

Selain pintu surga dibuka, salah satu keutamaan Ramadan yaitu pintu-pintu neraka ditutup. Sebagaimana disebutkan dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda:

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ

"Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka…" (HR. Ahmad).

7. Pembebasan dari Api Neraka

Dengan kemurahan-Nya, setiap hari Allah membebaskan hambanya dari neraka di bulan Ramadan. Mereka yang hampir masuk neraka dibebaskan dan diampuni oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits:

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ

"Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa maka pasti dikabulkan." (HR. Al Bazaar dengan para perawi yang tsiqah).

8. Setan Dibelenggu

Selama bulan Ramadan setan-setan dibelanggu oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Terdapat dua hadits yang menjelaskan tentang hal ini.

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

"Apabila Ramadan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu." (HR. Bukhari dan Muslim).

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ

"Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka serta setan-setan dibelenggu." (HR. Ahmad).

9. Penghapus Dosa yang Lalu

Apabila seorang mukmin berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap perhitungan pahala dari Allah semata, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharap perhitungan (pahala) akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (Muttafaq ‘Alaih).

10. Lailatul Qadar

Salah satu keutamaan besar dan hanya terjadi pada bulan Ramadan adalah Lailatul Qadar, yaitu malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan.

Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada malam tersebut, sebab ibadah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar nilainya sama dengan ibadah selama 83 tahun.

Rasulullah SAW bersabda:

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

"Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka serta setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak mendapatkan kebaikannya berarti ia telah benar-benar terhalang/terjauhkan (dari kebaikan).” (HR. Ahmad).

Demikian 10 keutamaan Ramadan sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW. Semoga informasi ini bermanfaat serta bisa memperbanyak ibadah di bulan suci ini.

Editor: Nurul Hidayah

Sumber: Bersamadakwah.net

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X