Gempa M6,7 Nias Selatan: Kepala BNPB Minta Warga Tidak Panik dan Takut

- Senin, 14 Maret 2022 | 11:27 WIB
Ilustrasi gempa bumi. (Pixabay)
Ilustrasi gempa bumi. (Pixabay)

AYOSURABAYA.COM -- BNPB akan mengirimkan tim reaksi cepat (TRC) untuk melakukan penilaian dampak pascagempa M6,7 Nias Selatan.

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menekankan kepada para pemangku kepentingan untuk melakukan prioritas pertama, yaitu keselamatan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers secara virtual pada Senin, 14 Maret 2022.

Pada kesempatan itu, Suharyanto berpesan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak perlu panik atau takut.

Baca Juga: Apa yang Harus Dilakukan Sebelum, Sesaat, dan Sesudah Gempa Bumi

“Dengan terjadinya gempa ini, masyarakat tetap harus waspada tapi tidak perlu panik dan tidak takut,” pesannya.

Suharyanto mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat agar tetap siaga dalam menghadapi potensi gempa susulan dari segmen megathrust Mentawai. BNPB melalui TRC akan memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam upaya penanganan darurat bencana sesuai kebutuhan di lapangan.

Ia berpesan, jika akan beraktivitas di dalam ruangan, perhatikan jalur evakuasi keluar yang mudah jika terjadi kondisi darurat.

Baca Juga: Fakta-fakta Gempa M 6,7 yang Mengguncang Kawasan Mentawai Bagian Utara

“Berdasarkan pengalaman pada gempa-gempa sebelumnya, terjadinya korban bukan akibat gempa tetapi akibat bangunan yang roboh,’ ujarnya.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X