Gempa Magnitudo 7,4 Jepang: Pemerintah Pastikan Belum Ada WNI Terluka

- Kamis, 17 Maret 2022 | 12:00 WIB
Ilustrasi Gempa Lembang.  (pixabay/Tumisu)
Ilustrasi Gempa Lembang. (pixabay/Tumisu)

Gempa Besar Jepang dan Alarm Tsunami, Pemerintah Pastikan Belum Ada WNI yang Terluka

AYOSURABAYA.COM -- Jepang dilanda gempa besar pada Rabu, 16 Maret 2022, malam pukul 23.36 waktu setempat. Gempa tersebut terbilang besar dengan skala 7,4 M atau berdasarkan skala shindo (maks 7) mencapai sekalq 6+ di beberapa titik gempa.

Di Ibu Kota Tokyo, gempa terasa dengan skala 3-4 shindo. Gempa berpusat di pesisir Prefektur Fukushima dengan kedalaman sekitar 60 km.

Dirjen Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha memastikan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan KBRI Tokyo. Judha mengatakan belum terdapat WNI yang terluka akibat gempa tersebut.

Baca Juga: Gempa M 5,3 Kembali Guncang Nias Selatan

"Hanya beberapa yg terdampak pemadaman listrik," ujar Judha dalam keterangan yang diterima Ayoindonesia, Kamis 17 Maret 2022.

Berdasarkan data KBRI Tokyo, Judha membeberkan ada total jumlah WNI di Jepang sekitar 67 ribu. Sedangkan jumlah WNI yang tercatat bertempat tinggal di sekitar episentrum gempa (pantai Barat Jepang) adalah 984 WNI di Miyagi dan 540 WNI di Fukushima.

Sebagai informasi, gempa telah menyebabkan beberapa warning dan kerusakan, antara lain terdapat warning Tsunami bagi wilayah Fukushima dan Miyagi, namun telah dicabut pada 17 Maret pukul 5 pagi waktu setempat.

Baca Juga: Gempa M6,7 Nias Selatan: Kepala BNPB Minta Warga Tidak Panik dan Takut

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X