Carut-marut Minyak Goreng, ICW Minta Presiden Jokowi Evaluasi Kinerja Mendag

- Kamis, 21 April 2022 | 21:47 WIB
Presiden Jokowi  (ayosurabaya.com/tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi (ayosurabaya.com/tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

JAKARTA,AYOSURABAYA.COM– Penetapan Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Indrasari Wisnu Wardhana sebagai salah satu tersangka kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak goreng oleh Kejaksaan Agung berbuntut panjang. 

Pasalnya, banyak pihak yang akhirnya ikut menyeret nama Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi selaku atasan. Bahkan, Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengevaluasi kinerja menterinya tersebut. 

"Presiden Jokowi mengevaluasi kinerja Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi yang belum tuntas menangani problem minyak goreng," kata Peneliti ICW Almas Sjafrina dalam keterangannya, melansir suara.com– jaringan ayosurabaya.com.

Baca Juga: Menikmati Pengalaman Video yang Menarik dengan Samsung Galaxy Tab S8 Series 5G

Apalagi, lanjut Almas, Kejaksaan Agung saat ini tengah menelusuri keterlibatan korporasi dan pejabat lain yang potensial turut terlibat, khususnya di Kemendag.

Di sisi lain, secara internal Kemendag juga diminta untuk mengevaluasi kebijakan  terkait ekspor dan menguatkan komitmen keterbukaan informasi pemberian persetujuan impor.

"Pemerintah lintas kementerian, mulai dari Perdagangan hingga Pertanian mengevaluasi kebijakan tata niaga industri sawit dan minyak goreng demi menjamin ketersediaan pasokan minyak goreng atau pangan," ungkapnya.

Baca Juga: Link dan Cara Cek Nama Penerima BSU 2022, Adakah Nama Anda?

Sehingga, kata Almas, ketersedian dalam negeri dapat dengan harga stabil yang tidak mengalami kenaikan signifikan dan menyulitkan warga.

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X