Kumpulan Puisi Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadhan

- Jumat, 29 April 2022 | 19:00 WIB
Ilustrasi kumpulan puisi malam Lailatul Qadar. (pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi kumpulan puisi malam Lailatul Qadar. (pixabay/mohamed_hassan)

AYOSURABAYA.COM-- Keistimewaan bulan Ramadhan ditandai dengan adanya malam Lailatul Qadar yang dinanti-nanti umat muslim.

Datangnya malam Lailatul Qadar menjadi pengingat umat muslim agar semakin bersemangat melakukan ibadah di bulan puasa Ramadhan.

Di bawah ini merupakan puisi malam Lailatul Qadar yang bisa Anda baca sebagai pengingat bahwa malam Lailatul Qadar merupakan malam seribu bulan yang sayang jika hanya dilewatkan begitu saja.

Baca Juga: Contoh Teks Ceramah Kultum Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan Mengenai Waktu dan Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar

Mengenai malam lailatul qadar yang lebih baik daripada seribu bulan, Allah SWT telah berfirman melalui sebuah surat dalam Alquran yaitu Q.S. Al-Qadar ayat 1-5 yang berbunyi:

Ayat 1

 إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar.

Ayat 2

وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ

Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?

Baca Juga: Rasulullah SWT Amalkan 7 Amalan Ini Saat Malam Lailatul Qadar

Ayat 3

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.

Ayat 4

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ

Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.

Baca Juga: Wanita Haid Bisa Amalkan Doa dan Amalan Ini di Malam Lailatul Qadar

Ayat 5

سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.

Selain itu, malam lailatul qadar dipercaya terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir pada bulan Ramadhan yaitu pada malam ke 21, 23, 25, 27, atau 29.

Hal tersebut seperti yang tertuang dalam sabda Rasulullah SAW:

تَحَرَّوْا وفي رواية : الْتَمِسُوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ

"Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan" (Hadits Riwayat Bukhari 4/225 dan Muslim 1169).

Baca Juga: Inspirasi Ceramah Kuliah Subuh dan Tarawih Ramadhan tentang Hikmah Rahasia Malam Lailatul Qadar

Puisi malam lailatul qadar di bulan Ramadhan yang menggugah jiwa

Puisi Pertama

Amalan Seribu Bulan

Oleh: R. Kyrani

Masih asyik dalam sujud seorang hamba
Di timpa luahan air mata
Sadar betapa menggunungnya dosa
Malam seribu bulan, akankah dapat mengimbanginya?

Seorang hamba, mengerti bahwa amal akan ditimbang
Keburukan bisa jadi penghalang
Kala menuju taman surga yang rindang

Bisakah sebab lailatul qadar
Beratnya dosa sedikit pudar
Sebab amalan seribu bulan telah ditebar

Hanya Ilahi yang mampu menilai
Seorang hamba cukuplah merangkai
Amalan tak putus dan tak cerai
Sesedikit mungkin dosa disemai

Baca Juga: Ini Lho Ciri-ciri Orang yang Mendapatkan Malam Lailatul Qadar, Anda Salah Satunya?

Puisi Kedua

Sepuluh Simpuh

Oleh: R. Kyrani

Entah malam yang mana
Sepuluh hari aku meraba
Mencari-cari malam mulia
Lailatul qadar disebutnya
Dalam urai air mata
Aku hanya ingin berjumpa
Ikhlas menanti, tanpa mengaduh
Tak apa, simpuhku hanya genap sepuluh
Belum sebanding dengan jejak dosaku yang penuh

Baca Juga: Jadwal Malam Lailatul Qadar 2021 ( Tanggal Ganjil ) & Amalan Nabi Muhammad di 10 Hari Terakhir Puasa Ramadhan

Puisi Ketiga

Dalam Genggaman-Mu

Oleh: R. Kyrani

Malam ini ku serahkan penuh
Jiwaku yang berharap dengan utuh
Tak lelah meski ribuan detik dalam simpuh

Yaa Rabb, genggam hati yang hamba ulurkan
Meski berkalang dosa dan kemaksiatan
Masih bolehkah hamba mengharap ampunan
Melalui pasrah di malam seribu bulan

Kata mereka ampun-Mu tak terbatas
Saat hamba-Mu datang, Engkau akan memeluknya dengan lekas
Meski tadinya mereka menolak-Mu dengan keras

Jadi, meski catatan dosa diri ini sungguh panjang
Dengan jumlah kebaikan yang hanya berbilang
Semoga amal dan pasrahku di malam yang tenang
Bisa menjadikan neraca perhitungan lebih seimbang

Halaman:

Editor: Nurul Hidayah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X