Presiden Jokowi Imbau Masyarakat Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 6-8 Mei 2022

- Rabu, 4 Mei 2022 | 12:52 WIB
Presiden Jokowi Imbau Masyarakat Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 6-8 Mei 2022. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi Imbau Masyarakat Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 6-8 Mei 2022. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

YOGYAKARTA, AYOSURABAYA.COM – Pemerintah memprediksi puncak arus balik Lebaran 2022 terjadi pada tanggal 6-8 Mei 2022.

Agar tidak terjebak dalam kemacetan karena mobilisasi kendaraan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyarankan dan mengimbau agar masyarakat kembali sebelum atau setelah puncak arus balik Lebaran.

Presiden Jokowi mengatakan, masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi pada momen Idul Fitri tahun ini untuk kembali lebih awal atau kembali setelah puncak arus balik.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Taurus, Virgo dan Libra untuk Rabu 4 Mei 2022: Sedikit Frustrasi

"Setelah kita merayakan hari raya Idulfitri di kampung halaman, tentu kita akan kembali ke tempat masing-masing untuk bekerja, maupun beraktivitas lainnya. Saya ingin mengingatkan bahwa pemerintah memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 6, 7, dan 8 Mei 2022," ujar Presiden Joko Widodo dalam keterangannya di Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta, pada Selasa 3 Mei 2022 melalui keterangan resmi yang diterima Ayosurabaya.

"Untuk menghindari kepadatan arus balik, dan agar kita semua nyaman di perjalanan, saya mengimbau, saya mengajak Bapak, Ibu dan Saudara-Saudara yang melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi agar kembali lebih awal atau kembali setelah puncak arus balik. Tentunya sesuai dengan izin yang didapatkan dari tempat kerja," imbuhnya.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Gemini, Aquarius dan Pisces untuk Rabu 4 Mei 2022: Pekerjaan jadi Pikiran

Lebih lanjut, Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah akan selalu berupaya melakukan yang terbaik untuk masyarakat, termasuk mengatur perjalanan arus balik dengan manajemen lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

Berbagai kebijakan tersebut, lanjutnya, diterapkan demi kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X