Haruskah Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Syawal 2022?

- Jumat, 13 Mei 2022 | 11:40 WIB
Ilustrasi puasa ayamul bidh. (pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi puasa ayamul bidh. (pixabay/mohamed_hassan)

AYOSURABAYA.COM-- Pada bulan Syawal umat muslim dianjurkan berpuasa selama enam hari yang bisa dilaksanakan sehari setelah Idul Fitri, di pertengahan, maupun di akhir bulan Syawal.

Namun jika telah mengerjakan puasa Syawal selama enam hari, haruskah tetap menjalankan puasa Ayyamul Bidh di bulan Syawal?

Puasa Ayyamul Bidh sendiri diutamakan dilaksanakan pada pertengahan bulan atau tepatnya tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah.

Baca Juga: Ini Bacaan Niat Puasa Syawal dan Waktu Pelaksanaannya

 

Berikut ini akan dijelaskan haruskah tetap menjalankan puasa Ayyamul Bidh di bulan Syawal 2022? Sedangkan di bulan Syawal sendiri ada puasa Syawal. Simak penjelasannya di sini.

Puasa Ayyamul Bidh

Anjuran dan keutamaan puasa Ayyamul Bidh adalah setara puasa selama setahun telah dikatakan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadis berikut ini.

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَأْمُرُنَا أَنْ نَصُومَ الْبِيضَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ . وَقَالَ « هُنَّ كَهَيْئَةِ الدَّهْرِ

“Dari Ibnu Milhan Al-Qoisiy, dari ayahnya, ia berkata: Rasulullah SAW biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada Ayyamul Bidh yaitu 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriah) dan beliau bersabda: Puasa Ayyamul Bidh itu seperti puasa setahun,” (HR Abu Daud: 2449, An-Nasa’i: 2434, Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadis ini shahih).

Baca Juga: Ini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat Mengenai Cara Mengganti Hutang Puasa

Halaman:

Editor: Nurul Hidayah

Sumber: muslim.or.id, rumaysho.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X