Segini Keuntungan Film KKN di Desa Penari yang Berhasil Raih 7 Juta Penonton

- Jumat, 20 Mei 2022 | 17:38 WIB
Film KKN di Desa Penari yang tembus hingga 7 juta penonton. (instagram.com/kknmovie)
Film KKN di Desa Penari yang tembus hingga 7 juta penonton. (instagram.com/kknmovie)
AYOSURABAYA.COM-- Film horor terlaris sepanjang masa saat ini dinobatkan kepada film KKN di Desa Penari.
 
Bagaimana tidak, pencapaian tersebut diraih karena film KKN di Desa Penari telah berhasil tembus hingga 7 juta penonton per Kamis (19/5/2022).
 
Pencapaian yang berhasil film KKN di Desa Penari bahkan mengalahkan dua film horor dalam negeri yakni Pengabdi Setan (2017) dan Suzzanna: Bernafas dalam Kubur (2018).
 
 
Bahkan pencapaian film KKN di Desa Penari telah melampaui dua film Indonesia yakni Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! part 1 (2016) dengan 6,8 juta penonton dan Dilan 1990 (2018) sebanyak 6,3 juta penonton.
 
Film yang dibintangi Tissa Biani dan Achmad Megantara tersebut berhasil menduduki posisi paling atas di dunia perfilman Indonesia. 
 
Film bergenre horor ini digarap secara apik oleh sutradara Awi Suryadi, dengan mengambil lokasi syuting di Yogyakarta.
 
 
Menurut informasi yang dirangkum dari berbagai sumber, film produksi MD Picture tersebut melibatkan ratusan ular asli saat proses syuting. 
 
Sang produser, Manoj Punjabi menginginkan film ini tampil lebih nyata dengan melibatkan ular sungguhan. 
 
Biaya Produksi dan Keuntungan
 
Kesuksesan KKN di Desa Penari menarik perhatian sejumlah pihak untuk mengetahui berapa biaya produksi dan keuntungan yang diperoleh film tersebut. 
 
Mengutip dari akun Instagram @mindplace.id, film ini menelan biaya produksi hingga Rp15 Milyar. Jumlah tersebut belum termasuk biaya promosi. 
 
 
Sang produser tidak membocorkan besaran biaya untuk promosi, namun ditaksir mencapai Rp10 Milyar. Angka tersebut terbilang fantastis untuk produksi film Indonesia. 
 
Melihat besarnya biaya promosi, publik bertanya-tanya kira-kira berapa keuntungan yang diperoleh film KKN di Desa Penari
 
Masih mengutip dari akun Instagram @mindplace.id, keuntungan yang diperoleh dapat dilihat dari jumlah tiket yang terjual. 
 
 
Rata-rata keuntungan yang didapat dari penjualan tiket di bioskop Indonesia adalah Rp17 ribu. Jika jumlah penonton sebanyak 7 juta orang, maka keuntungan kotornya sebesar Rp119 Milyar. 
 
Jika biaya produksi 15 Milyar ditambah promosi Rp10 Milyar, maka keuntungan yang didapat sebesar Rp94 Milyar. 
 
Jumlah tersebut diprediksi akan terus bertambah, mengingat film KKN di Desa Penari masih tayang di bioskop. Belum ada informasi sampai kapan film tersebut turun layar. 

Editor: Nurul Hidayah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Antam Jumat 12 Agustus 2022 Turun Rp5.000

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:56 WIB
X