Penyebab Bus Sugeng Rahayu Terguling di Madiun Ternyata Gara-gara Ini

- Selasa, 31 Mei 2022 | 21:19 WIB
Kecelakaan Madiun, Bus Sugeng Rahayu Terguling di Jalan Raya Madiun Nganjuk, 19 Orang Dirawat di Rumah Sakit. (dok beritajatim)
Kecelakaan Madiun, Bus Sugeng Rahayu Terguling di Jalan Raya Madiun Nganjuk, 19 Orang Dirawat di Rumah Sakit. (dok beritajatim)

MADIUN,AYOSURABAYA.COM– Kecelakaan yang dialami Bus Sugeng Rahayu nomor polisi W 7216 UZ hingga terguling di Jalan Raya Madiun-Nganjuk, tepatnya di Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Madiun tengah ditangani Polres Madiun

Hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir bus terungkap jika penyebab kecelakaan bus yang menyebabkan 19 orang mengalami luka-luka tersebut dikarenakan sopir yang hilang kendali setelah menghindari sepeda motor saat melaju dengan kencang.

Sopir bus Sugeng Rahayu, Suwarto (55), mengaku ia mengemudikan bus seperti biasanya. Tiba di lokasi kejadian ada satu truk yang berada persis di depan truk tiba-tiba ke ke kiri dan ternyata di depannya juga ada sepeda motor yang juga ke kiri. Sehingga akhirnya ia pun terpaksa membanting stir ke kanan dan karena kecepatan bus cukup tinggi, yakni 80 km per jam manuver tersebut membuat bus terguling

Baca Juga: Soal Transisi Pandemi ke Endemi, Menkes: Harus Koordinasi dengan WHO

“Reflek saya. Saya hanya mengalami luka ringan pada telapak tangan. Setelah bus terguling, saya berusaha menolong penumpang keluar dari bus,” kata dia sebagaimana dilansir dari suarajatim.id

Namun hal berbeda diutarakan para penumpang bus nahas tersebut. Mereka mengaku sejak keluar dari Terminal Maospati Magetan hingga Terminal Purbaya Kota Madiun kedua bus saling kejar-kejaran meski sesama bus Sugeng Rahayu

“Kedua bus saling kejar-kejaran, sebelum banting kiri kanan dan akhirnya terguling,” jelas penumpang bernama Rani dan diamini oleh penumpang lainya.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Ipda Roni Susanto mengatakan, berdasar hasil olah TKP, dan pemeriksaan saksi, kecelakaan diduga akibat kelalaian sopir bus. Dimana bus melaju kencang sekitar 80 kilometer per jam dan sopir bus banting setir ke kiri untuk menghindar truk yang mengurangi kecepatan. Namun bus kembali berbelok tajam ke kanan menghindari motor, lalu terguling hingga menutup seluruh badan jalan.

Baca Juga: Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi Raih Indonesia Financial Top Leader Awards 2022

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Suarajatim.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdy Sambo Suap LPSK? Pengacara Ngaku Tak Tahu

Jumat, 12 Agustus 2022 | 18:49 WIB
X