Jadi Alternatif Bahan Pangan, Presiden Jokowi: Pemerintah akan Kembangkan Potensi Sorgum di NTT

- Kamis, 2 Juni 2022 | 17:45 WIB
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi menanam benih sorgum dengan menggunakan alat penanam benih di Dusun Laipori, Kelurahan Palakambehi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur. (ayosurabaya.com/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi menanam benih sorgum dengan menggunakan alat penanam benih di Dusun Laipori, Kelurahan Palakambehi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur. (ayosurabaya.com/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

SUMBATIMUR,AYOSURABAYA.COM– Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah akan terus mengembangkan potensi tanaman sorgum di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai alternatif pangan. Mengingat saat ini dunia tengah menghadapi ancaman krisis komoditas pangan sehingga harganya terus naik. 

"Kita ingin setelah dari uji coba ini sudah ketemu, kendalanya apa sudah ketemu, problemnya apa sudah ketemu, kita akan memperbesar tanaman sorgum ini di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan harapan, kita memiliki alternatif pangan dalam rangka menghadapi krisis pangan dunia,” ucap Presiden Jokowi dalam keterangannya setelah menanam sekaligus menyaksikan panen sorgum bersama Ibu Iriana Joko Widodo di PT Sorghum Indonesia, Kabupaten Sumba Timur, NTT, Kamis 2 Juni 2022. 

Oleh karena itu, Kepala Negara memerintahkan pemerintah daerah untuk memastikan luasan lahan yang dapat digunakan untuk menanam sorgum sehingga tidak bergantung pada bahan pangan lainnya.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Aries, Scorpio dan Aquarius untuk Kamis 2 Juni 2022: Seni Mencinta

"Karena di sini juga sudah dicoba jagung kurang berhasil, coba sorgum sangat berhasil karena memang sebelumnya sorgum itu sudah bertumbuh baik dan ditanam oleh para petani kita di Sumba Timur dan di Provinsi Nusa Tenggara Timur," ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi memaparkan sebagai uji coba di Kabupaten Sumba Timur terdapat lahan seluas 60 hektare yang ditanami sorgum, dimana per hektarenya mampu menghasilkan lebih dari 5 ton sorgum. Sehingga bisa dikatakan panen sorgum di lahan tersebut menunjukkan hasil yang sangat baik dan berpotensi untuk memberikan lapangan kerja baru, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

"Sudah dicoba di Kabupaten Sumba Timur seluas 60 hektare, dan kita melihat sendiri hasilnya, seperti tadi kita lihat, sangat baik, secara keekonomian juga masuk, bisa merekrut banyak sekali SDM tenaga kerja kita, dan hasilnya per hektare per tahun bisa bersih kurang lebih Rp50-an juta, ini juga sangat bagus," tutur Kepala Negara.

Baca Juga: Polres Trenggalek Ringkus Komplotan Pengganjal ATM, Pelaku Berasal dari Bandung

Alternatif bahan pangan, dikatakan Presiden Jokowi perlu untuk menghadapi ancaman krisis komoditas pangan dan perlu disiapkan dalam bentuk rencana besar dengan memanfaatkan alternatif bahan pangan.

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Antam Jumat 12 Agustus 2022 Turun Rp5.000

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:56 WIB
X