Bertemu Presiden Jokowi, Menlu Arab Saudi Ungkap Kemungkinan Penambahan Kuota Haji asal Indonesia Tahun Depan

- Selasa, 7 Juni 2022 | 16:54 WIB
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri (Menlu) Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Faisal Bin Farhan Al Saud, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 7 Juni 2022. (ayosurabaya.com/Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri (Menlu) Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Faisal Bin Farhan Al Saud, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 7 Juni 2022. (ayosurabaya.com/Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAKARTA,AYOSURABAYA.COM– Kuota jamaah haji asal Indonesia dimungkinkan akan bisa bertambah dalam pelaksanaan ibadah haji tahun depan. Jika kondisi Pandemi Covid-19 semakin membaik. 

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Faisal Bin Farhan Al Saud saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kehormatan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 7 Juni 2022. 

"Dengan membaiknya situasi pandemi, tentunya harapan kita semua umat Islam seluruh dunia adalah di masa mendatang kuota ini akan terus ditingkatkan dan Presiden mendoakan pelaksanaan haji tahun ini dapat berjalan lancar dan aman," ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi yang turut dalam pertemuan.

Baca Juga: Maksimalkan Program Padat Karya, DKPP Tebar Bibit Ikan Bandeng di Lahan Tambak Kecamatan Pakal

Ia menambahkan, Selain kemungkinan menambah kuota haji asal Indonesia, pemerintah Arab Saudi juga akan terus membangun fasilitas-fasilitas untuk mendukung pelaksanaan ibadah haji.

Sebagaimana diketahui, setelah ditutup selama dua tahun, akhirnya pada 2022 ini warga Indonesia bisa kembali melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Hal ini tentunya menjadi angin segar bagi para jamaah calon haji (calhaj), khususnya mereka yang sudah tertunda selama dua tahun, meski jumlah kuotanya masih terbatas.

Dimana tahun ini Indonesia mendapat kuota jamaah haji sebanyak 100.051 orang dari Pemerintah Arab Saudi. Dan Presiden Jokowi pun mengapresiasi hal tersebut. 

Baca Juga: Begini Cara Identifikasi Link Palsu, Jangan Asal Klik!

"Bapak Presiden mengatakan apresiasi terhadap pelaksanaan haji tahun ini setelah karena pandemi dua tahun tidak dilakukan pelaksanaan haji, dan Indonesia mendapatkan kuota terbesar lebih dari 100 ribu, tepatnya adalah 100.051 orang," kata Retno. 

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X