Tinjau KITB di Batang, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Kendarai Mobil Listrik Official G20 di Bali

- Rabu, 8 Juni 2022 | 19:07 WIB
 Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana menjajal mobil listrik saat mengunjungi KITB di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu 8 Juni 2022. (ayosurabaya.com/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana menjajal mobil listrik saat mengunjungi KITB di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu 8 Juni 2022. (ayosurabaya.com/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

BATANG,AYOSURABAYA.COM– Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana menjajal mobil listrik yang akan menjadi kendaraan resmi saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, saat keduanya mengunjungi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu 8 Juni 2022. 

Adapun mobil yang dikendarai Kepala Negara tersebut adalah mobil jenis sedan, Hyundai Genesis G80. Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana mengendarai mobil listrik tersebut mulai dari gerbang tol Gringsing hingga ke lokasi KITB.

"Tadi saya nyoba mobil listriknya Genesis dari Hyundai. Saya kira halus, enggak ada suaranya," ujar Presiden dalam keterangannya di kawasan proyek KCC Glass.

Baca Juga: Cerita Caisar YKS yang Digerebek BNN Gara-gara Sialan Live TikTok 24 Jam

Menurut Presiden, kendaraan listrik merupakan bagian dari upaya pemerintah yang ingin membangun sebuah ekosistem yang besar. Presiden melanjutkan, ekosistem kendaraan listrik tersebut mencakup dari hulu sampai ke hilir.

"Mulai dari penambangan nikel, kemudian smelternya, refinery-nya, kemudian pembangunan industri katoda dan prekursornya, kemudian masuk ke litium baterai, EV baterainya, baterai listriknya, kemudian mobilnya. Setelah mobilnya juga masih ada lagi tambahan, yaitu recycle baterai listriknya sehingga ini betul-betul dari hulu ke hilir semuanya dalam sebuah ekosistem besar yang ingin kita kerjakan," jelasnya.

Meski saat ini mobil listrik masih terbilang cukup mahal bagi masyarakat pada umumnya, Presiden Jokowi meyakini bahwa ke depannya harga mobil listrik akan makin terjangkau seiring dengan berkembangnya teknologi. Apalagi jika mobilnya dari hulu sampai ke hilir dibangun di Indonesia. 

Baca Juga: Yuk Ikutan! Sayembara Desain Patung Bung Karno, Total Hadiahnya Rp190 Juta Loh

"Untuk pertama seperti itu karena memang harga hampir 50 persen harga dari mobil itu memang cost-nya ada di baterainya sehingga kalau nanti ketemu teknologi terbaru, harga baterainya akan makin murah, makin murah, makin murah. Apalagi dibangun di Indonesia, di tempat di mana nikelnya itu ada, kobaltnya ada, sehingga semuanya dikerjakan dari hulu sampai hilir itu akan bisa menekan cost yang paling murah sehingga kompetitif. Saya kira ini masalah teknologi saja," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X