Pemkot Kediri Bakal Gelar Festival Jajanan Pasar di Akhir Pekan

- Jumat, 24 Juni 2022 | 16:51 WIB
Ilustrasi kudapan manis, jajanan pasar.  (Instagram / @catering_aneka_jajanan_pasar)
Ilustrasi kudapan manis, jajanan pasar. (Instagram / @catering_aneka_jajanan_pasar)

KEDIRI, AYOSURABAYA.COM – Festival jajanan pasar bakal digelar oleh Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur pada Sabtu 26 Juni 2022.

Event festival jajanan pasar itu akan diselenggarakan di Pasar Setenobetek, Kota Kediri, sebagai upaya mendorong peningkatan kegiatan perekonomian masyarakat.

Sejumlah jajanan pasar yang akan dijajakan itu di antaranya ongol-ongol, cenil, lupis, mendut, iwel-iwel, kue tok, pertulo, lemet, gatot, dan dadar gulung.

Baca Juga: Rumah Hancur Tertimpa Longsor, Suami Istri di Kediri Terpaksa Tinggal Sementara di Kandang Sapi

"Kami akan menghadirkan sejumlah jajanan pasar yang mungkin sudah mulai asing di pasaran. Sejumlah makanan tersebut bagi kalangan anak muda mungkin ada yang kurang kenal, maka melalui 'event' (kegiatan) ini kami kenalkan sekaligus kami pertemukan langsung dengan pedagangnya," kata Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri Ihwan Yusuf di Kediri seperti dikutip dari republika.co.id.

Ihwan juga menambahkan dalam acara ini juga melibatkan pedagang aneka jajanan. Mereka akan menempati sejumlah lapak yang disediakan panitia dengan membawa serta beragam jajanan yang dibuatnya.

Ia berharap, dengan rencana kegiatan ini ke depannya turut serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Para peserta yang ikut dalam acara ini juga dari berbagai daerah di Kota Kediri, sehingga dapat terjadi interaksi antara calon pembeli dengan pedagang. Selain itu, diharapkan aneka resep jajanan ini juga bisa tetap lestari. Generasi muda juga harus dikenalkan dengan beragam jajanan pasar.

Baca Juga: Gunakan Layar OLED dari Samsung, iPhone 14 Segera Diproduksi

"Targetnya anak-anak muda banyak yang datang dan mencicipi jajanan pasar, mungkin mereka pernah dengar nama jajanannya, tapi tidak semuanya pernah makan. Jangan sampai generasi muda tidak mengenal penganan asli Indonesia. Jajanan pasar itu tanpa pengawet, jadi lebih sehat. Dan yang terpenting ini riil menggerakkan ekonomi masyarakat," kata dia.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar juga berharap, dalam kegiatan yang akan berlangsung itu, bisa menjadikan pasar tradisional salah satu tempat favorit untuk belajar.

Halaman:

Editor: Iswara Bagus

Sumber: republika.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X