Polresta Banyuwangi Usut Kasus Dugaan Pencabulan 6 Santri oleh Pengasuh Ponpes

- Jumat, 24 Juni 2022 | 21:35 WIB
ilustrasi pelecehan anak di bawah umur (pixabay-geralt)
ilustrasi pelecehan anak di bawah umur (pixabay-geralt)

BANYUWANGI,AYOSURABAYA.COM– Polresta Banyuwangi saat ini tengah mengusut kasus dugaan pencabulan yang dialami enam orang santri sebuah pondok pesantren (Ponpes) oleh pengasuhnya sendiri. 

Melansir Suaramalang.id, Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja mengatakan kasus tersebut saat ini sudah dalam status penyidikan. Dan pihaknya telah memeriksa delapan orang terkait kasus dugaan pencabulan terhadap santri tersebut.

“Yang melaporkan itu satu orang, namun korbannya ada empat orang lainnya. Terlapor sudah di informasikan kepada kami dan sudah kami tingkatkan ke proses penyidikan," ujar Kompol Agus.

Baca Juga: Cari Lowongan Pekerjaan? Cukup Cek ASSIK, Aplikasi Baru milik Pemkot Surabaya

Ia menambahkan, laporan tersebut pertama diterima Polresta Banyuwangi pekan lalu. Dimana dalam laporan tersebut menyebutkan adanya dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur dan pencabulan

“Saat ini, kami tengah melengkapi alat bukti untuk segera dilanjutkan kepada proses hukum selanjutnya,” imbuhnya. 

Sementara itu, salah satu paman korban asusila, Priyo Prasetyo Utomo menjelaskan, setidaknya ada enam santri yang menjadi korban. Bahkan dua orang diantaranya mengaku telah digauli oleh pengasuh ponpes yang menurut informasi merupakan mantan anggota DPRD Banyuwangi dan DPRD Provinsi Jawa Timur itu. Sedangkan empat santri lain mengaku mendapat perlakukan pelecehan. Seperti diraba-raba bagian terlarangnya sampai percobaan sodomi.

Baca Juga: Huni Juru Kunci Grup A, Jacksen Tiago Bertanggung Jawab Hasil Minor Persis Solo di Piala Presiden 2022

"Yang tercatat laporan itu ada enam, perempuannya lima lakinya satu. Semuanya masih di bawah umur,” kata Priyo.

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Suaramalang.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X