China Masuk Daftar Negara Pantauan NATO dalam Beberapa Dekade Mendatang

- Kamis, 30 Juni 2022 | 18:08 WIB
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg berbicara pada konferensi pers selama pertemuan puncak NATO di Madrid, Spanyol pada 30 Juni 2022. (Tangkap Layar Live Streaming Twitter @Jens Stoltenberg)
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg berbicara pada konferensi pers selama pertemuan puncak NATO di Madrid, Spanyol pada 30 Juni 2022. (Tangkap Layar Live Streaming Twitter @Jens Stoltenberg)

AYOSURABAYA.COM - China dikabarkan masuk dalam daftar sebuah negara yang dipantau secara serius oleh NATO dalam beberapa dekade mendatang.

Hal itu dilakukan NATO sebagai salah satu langkah strategisnya dengan menyatakan kebijakan Beijing di China telah menantang kepentingan, keamanan, dan nilai-nilai blok Barat.

Langkah NATO memasukkan China sebagai daftar negara pantauan ini, dinilai sebagai salah satu prioritas strategis mereka untuk pertama kalinya.

Baca Juga: Jurnalis Meksiko Ditembak, Ini ke-12 Kalinya Kekerasan Terhadap Anggota Pers Meningkat di Negara Itu

Dilansir AyoSurabaya.com dari laman Aljazeera pada Kamis, 30 Juni 2022, konsep strategis yang direncanakan oleh NATO menjabarkan prioritas utama mereka dalam beberapa dekade mendatang.

Konsep strategis NATO ini telah disetujui pada pertemuan puncak pemimpin di Spanyol pada hari Rabu lalu.

Dokumen tersebut menjelaskan dan ditujukan paling keras terhadap Rusia, dimana, digambarkan sebagai ancaman paling signifikan dan langsung, bagi perdamaian dan keamanan NATO.

Baca Juga: Contoh Teks Khutbah Jumat Jelang Idul Adha dengan Tajuk Memaknai Haji di Kehidupan Edisi 1 Juli 2022

Tak hanya itu, dalam dokumen tersebut mengatakan ambisi militer Beijing di China dengan retorika konfrontatifnya terhadap Taiwan, dan hubungannya yang semakin dekat dengan Moskow menimbulkan sebuah tantangan sistemik.

Halaman:

Editor: Setyo Adi Nugroho

Sumber: aljazeera.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X