Ini Kekhawatiran NATO Tentang Kerja Sama Militer China dan Rusia di Pantai Pasifik!

- Kamis, 30 Juni 2022 | 18:50 WIB
Pertemuan perdana NATO dan Para Pemimpin Negara Indo Pasifik di Madrid Spanyol, 29-30 Juni 2022. (Tangkap Layar Twitter @Jens Stoltenberg)
Pertemuan perdana NATO dan Para Pemimpin Negara Indo Pasifik di Madrid Spanyol, 29-30 Juni 2022. (Tangkap Layar Twitter @Jens Stoltenberg)

AYOSURABAYA.COM - Sebelumnya, China dikabarkan masuk dalam daftar sebuah negara yang dipantau secara serius oleh NATO dalam beberapa dekade mendatang.

Kekhawatiran NATO ini dilakukan sebagai salah satu langkah strategisnya dengan menyatakan kebijakan Beijing di China yang telah menantang kepentingan, keamanan, dan nilai-nilai blok Barat.

Langkah NATO memasukkan China sebagai daftar negara pantauan ini, disebut sebagai salah satu prioritas strategis mereka untuk pertama kalinya.

Baca Juga: China Masuk Daftar Negara Pantauan NATO dalam Beberapa Dekade Mendatang

Dilansir AyoSurabaya.com dari laman Aljazeera pada Kamis, 30 Juni 2022, Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss mengatakan bahwa China perlu diperiksa.

"Ada risiko nyata bahwa mereka menarik ide yang salah yang mengakibatkan salah perhitungan bencana, seperti menyerang Taiwan," mengacu pada pulau berpemerintahan sendiri yang diklaim China sebagai bagian provinsi mereka.

Marcin Jerzewski, kepala kantor Taiwan dari Pusat Nilai Eropa untuk Kebijakan Keamanan, mengatakan, bahwa anggota NATO mungkin juga khawatir tentang kerja sama militer China dan Rusia di pantai Pasifik Rusia yang sering terlupakan.

Baca Juga: Jurnalis Meksiko Ditembak, Ini ke-12 Kalinya Kekerasan Terhadap Anggota Pers Meningkat di Negara Itu

Sebelum perang di Ukraina, Putin mulai mengejar fokus utamanya ke timur, dengan meningkatkan pembangunan ekonomi dan kehadiran militernya di Pantai Pasifik.

Halaman:

Editor: Setyo Adi Nugroho

Sumber: aljazeera.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X