Penyintas Cacar Monyet Sebut Infeksi Monkeypox Lebih 'Sakit' Ketimbang Tertular Covid-19

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 20:20 WIB
Penyintas Cacar Monyet Sebut Infeksi Monkeypox Lebih 'Sakit' Ketimbang Tertular Covid-19. Pixabay
Penyintas Cacar Monyet Sebut Infeksi Monkeypox Lebih 'Sakit' Ketimbang Tertular Covid-19. Pixabay

AYOSURABAYA.COM - Seorang penyintas cacar monyet alias monkeypox, Luke Shannahan, mengatakan bahwa virus yang pernah menularinya itu lebih menyakitkan ketimbang tertular oleh Covid-19

Pria asal Amerika serikat tersebut saat masih tertular cacar monyet, merasakan berbagai gejaala. Dari mulai demar 38 derajat celcius, sakit kepala, serta pembengkakan kelenjar getah bening selama 2 hari. 

Dia mengatakan tertular monkeypox sebagai pengalaman paling traumatis di hidupnya, terlebih dia mengalaminya selama 10 hari. 

"Pada hari ke-2, saya mulai merasa demam 38 derajat Celcius yang berlangsung selama 3 hari. Saya mengalami sakit kepala terus-menerus dan kelenjar getah bening bengkak," kata Luke dikutip dari The Hans India, menyadur Himedik.com.

Baca Juga: Cacar Monyet Masuk Indonesia? Kemenkes Laporkan Dugaan Monkeypox di Jawa Tengah

1-2 hari setelahnya, Luke mulai mengalami luka lecet. Luka tersebut mengeluarkan rasa sakit yang cukup konstan.

Dia berujar, dibanding terinfeksi Covid-19, sakit karena cacar monyet 100 kali lebih buruk. Bahkan, tingkat kelelahan ekstrem yang disebabkan oleh 2 penyakit itu berbeda.

Terkait bagaimana ia bisa tertular, Luke hanya teringat bahwa dirinya tentang aktivitasnya sebelum tertular, di mana ia pergi ke bar dan bermain billiard. 

Setelah itu dia hadir pada sebuah acara musik pada akhir pekan, hingga kemudian terdiagnosis infeksi virus monkeypox.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Sumber: himedik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ulama Tersohor Dunia Yusuf Al Qaradhawi Meninggal Dunia

Selasa, 27 September 2022 | 06:27 WIB

7 Fakta Xi Jinping Hingga Disebut Jadi Tahanan Rumah

Senin, 26 September 2022 | 13:53 WIB
X