Pasca Serangan Brutal Israel di Jalur Gaza, Dubes Palestina: Dewan Keamanan PBB akan Rapat senin Ini

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 22:24 WIB
Warga Palestina memeriksa sebuah rumah yang terkena serangan udara Israel di Gaza pada 6 Agustus 2022.  (Reuters)
Warga Palestina memeriksa sebuah rumah yang terkena serangan udara Israel di Gaza pada 6 Agustus 2022. (Reuters)

AYOSURABAYA.COM - Dubes Palestina untuk PBB mengatakan, bahwa Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan pada hari Senin, untuk membahas serangan brutal Israel di Jalur Gaza.

Duta Besar Riyad Mansour menekankan, bahwa Dewan Keamanan bertanggung jawab untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional, serta menanggapi keharusan untuk mengutuk dan menghentikan agresi Israel serta memberikan perlindungan internasional bagi rakyat di Palestina.

Sementara itu, Koordinator Kemanusiaan PBB, Lynn Hastings mengeluarkan pernyataan pada hari Sabtu lalu, yang mengungkapkan keprihatinan mendalamnya tentang situasi tersebut, yang telah menewaskan setidaknya 31 warga Palestina dan melukai lebih dari 253 orang.

Baca Juga: Arab Saudi Mengecam atas Serangan Israel di Masjid Al Aqsa, Ini Pelanggaran Hukum Internasional!

“Situasi kemanusiaan di Gaza sangat mengerikan dan dapat memburuk dengan eskalasi terbaru ini” katanya, seperti dilansir AyoSurabaya.com dari laman Arab News pada Minggu, 7 Agustus 2022.

“Kelanjutan operasi fasilitas layanan dasar seperti rumah sakit, sekolah, gudang, dan tempat penampungan yang ditunjuk untuk pengungsi internal sangat penting dan sekarang menjadi berisiko,” tambahnya dengan nada memperingatkan.

Dilain pihak, seorang juru bicara perusahaan listrik mengatakan, bahwa pembangkit listrik satu-satunya di Gaza ditutup pada hari Sabtu, setelah kehabisan bahan bakar lima hari dan akhirnya Israel menutup perlintasan barangnya dengan daerah di Palestina.

Baca Juga: Pimpinan Jihad Islam Palestina Terbunuh saat Serangan Udara Israel Dilancarkan di Gaza

Hastings menambahkan, bahwa pergerakan dan akses personel kemanusiaan, kasus medis kritis dan barang-barang penting, seperti makanan dan bahan bakar yang berada di jalur Gaza, tidak boleh terhambat untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan.

Halaman:

Editor: Setyo Adi Nugroho

Sumber: Arab News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ulama Tersohor Dunia Yusuf Al Qaradhawi Meninggal Dunia

Selasa, 27 September 2022 | 06:27 WIB

7 Fakta Xi Jinping Hingga Disebut Jadi Tahanan Rumah

Senin, 26 September 2022 | 13:53 WIB
X