Dewan Keamanan PBB Adakan Pertemuan Bahas Konflik Israel dan Palestina

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 14:28 WIB
Warga Palestina memeriksa sebuah rumah yang terkena serangan udara Israel di Gaza pada 6 Agustus 2022.  (Reuters)
Warga Palestina memeriksa sebuah rumah yang terkena serangan udara Israel di Gaza pada 6 Agustus 2022. (Reuters)

WASHINGTON, AYOSURABAYA.COM - Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan dalam agenda membahas konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina pada Senin, 8 Agustus 2022.

Beberapa anggota Dewan Keamanan PBB, menyuarakan keprihatinan mereka atas pertempuran yang terjadi selama tiga hari antara Israel dan kelompok Jihad Islam di Gaza Palestina.

“Gencatan senjata itu rapuh,” kata Utusan PBB untuk Timur Tengah Tor Wennesland lewat tautan video pada awal pertemuan, dikutip dari laman Al Arabiya. Israel dan Jihad Islam memang telah menyepakati gencatan senjata pada Minggu (7/8/2022) lalu lewat bantuan mediasi Mesir.

Baca Juga: Pasca Serangan Brutal Israel di Jalur Gaza, Dubes Palestina: Dewan Keamanan PBB akan Rapat senin Ini

Wennesland memperingatkan, jika pertempuran berlanjut lagi, hal itu akan memiliki konsekuensi yang menghancurkan. Baik Israel maupun Jihad Islam memiliki hak untuk merespons jika gencatan senjata dilanggar.

Wennesland mengungkapkan, saat ini penilaian PBB terhadap aksi kekerasan sedang berlangsung. Menurut dia, sekitar 20 persen dari 1.100 roket yang diluncurkan Jihad Islam tidak mencapai Israel, tapi jatuh di Jalur Gaza.

Sesaat sebelum pertemuan darurat digelar, Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan meminta Dewan Keamanan PBB melimpahkan tanggung jawab penuh pada Jihad Islam. Dia menuding kelompok tersebut menggunakan warga Gaza sebagai perisai atau tameng dalam pertempuran.

Baca Juga: Arab Saudi Mengecam atas Serangan Israel di Masjid Al Aqsa, Ini Pelanggaran Hukum Internasional!

"Harus ada satu hasil dan satu hasil saja, untuk mengutuk (Jihad Islam) atas kejahatan perang gandanya, sambil menempatkan pertanggungjawaban penuh atas pembunuhan warga Palestina yang tidak bersalah di pundak kelompok teror radikal," ucap Erdan di sebuah konferensi pers.

Halaman:

Editor: Setyo Adi Nugroho

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ulama Tersohor Dunia Yusuf Al Qaradhawi Meninggal Dunia

Selasa, 27 September 2022 | 06:27 WIB

7 Fakta Xi Jinping Hingga Disebut Jadi Tahanan Rumah

Senin, 26 September 2022 | 13:53 WIB
X