Bharada E Resmi Jadi Justice Collaborator dalam Kasus Brigadir J, LPSK: Bisa Ketawa Saat Dipancing Bercanda

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 07:06 WIB
Potret Bharada E atau Richard Eliezer (Instagram/@r.lumiu)
Potret Bharada E atau Richard Eliezer (Instagram/@r.lumiu)

AYOSURABAYA.COM -- Bharada E, tersangka kasus kematian Brigadir J di rumah dinas eks Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 lalu.

Bharada Richard Eliezer atau Bharada E kini resmi sebagai justice collaborator (JC) dalam kasus kematian Brigadir J yang juga menyeret nama Ferdy Sambo.

Status Bharada E sebagai justice collaborator (JC) tersebut secara resmi diumumkan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam konferensi pers.

Baca Juga: Mahfud MD: Banyak Kejanggalan Kasus Baku Tembak Brigadir J dan Bharada E di Rumah Kadiv Propam

LPSK menuturkan jika Bharada E dalam kondisi sehat secara fisik, tidak dalam kondisi tertekan, bahkan sudah bisa diajak bercanda. Artinya, eksekutor dalam kematian Brigadir J ini tidak dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

"Kondisi Bharada E secara fisik sehat, bisa sampaikan keterangan dengan baik, tidak tertekan, ketika dipancing bercanda bisa ketawa artinya E tidak dalam kondisi mengkhawatirkan, aman," kata Edwin dalam konferensi pers di kantor LPSK pada Senin, 15 Agustus 2022, seperti dikutip AyoSurabaya dari Republika.

Sejak statusnya di tetapkan sebagai justice collaborator, artinya kemanaan Bharada E menjadi tanggungjawab LPSK dan ststusnya terlindung.

Baca Juga: Baku tembak Brigadir J dan Bharada E di Rumah Kadiv Propam, Kapolri: Tangani dengan Transparan dan Objektif

LPSK menilai status tersebut layak diberikan kepada Bharada E setelah melalui sejumlah pertimbangan. Meski bertindak sebagai eksekutor, Bharada E merupakan orang yang diperintahkan atasan, sehingga perannya minor sebagai pelaku tindak pidana.

Halaman:

Editor: Reny Diana Putri

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X