Arab Saudi, Oman, dan Iran Kompak Larang Militer Israel Terbang di Atas Wilayah Udara Mereka

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:18 WIB
pesawat tempur F-35 Angkatan Udara Israel terlihat saat latihan angkatan udara, Juni 2019. (Foto: timesofisrael)
pesawat tempur F-35 Angkatan Udara Israel terlihat saat latihan angkatan udara, Juni 2019. (Foto: timesofisrael)

AYOSURABAYA.COM - Arab Saudi, Oman, dan Iran kompak melarang militer Israel terbang di atas wilayah udara mereka.

Pelarangan tersebut, dilakukan oleh Arab Saudi, Oman, dan Iran untuk menyempitkan akes militer Israel dalam perjalanan dengan tujuan Timur Jauh.

Menurut laporan situs berita berbahasa Ibrani, Israel Hayom, larangan tersebut dapat mempersulit pasukan militer Israel.

Baca Juga: Serangan Udara Israel Makin Brutal Ke Palestina, Hancurkan Apartemen Warga Sipil

Israel Hayom melaporkan, larangan tersebut akan membuat tentara dan personel tetap militer Israel mengalami kesulitan besar untuk mencapai Thailand, Filipina, Singapura, India, sebagian China, Seychelles, dan tujuan lain di Timur Jauh.

Situs berita itu juga mengatakan, penerbangan dari Eropa ke Timur Jauh yang melintasi Saudi, Oman dan Iran akan terlarang bagi personel militer Israel.

Pekan lalu, maskapai nasional Israel, El Al mengharapkan persetujuan untuk penerbangan menggunakan wilayah udara Oman. Langkah ini merupakan upaya maskapai agar dapat menjangkau rute Asia.

Baca Juga: Arab Saudi Mengecam atas Serangan Israel di Masjid Al Aqsa, Ini Pelanggaran Hukum Internasional!

Dilansir Middle East Monitor, Kamis (18/8/2022), Kepala Eksekutif Al El, Dina Ben-Tal mengatakan, maskapai telah menerima persetujuan untuk terbang di atas wilayah udara Arab Saudi. Tetapi maskapai juga perlu izin terbang di atas Oman untuk melewati Iran dan menghemat waktu perjalanan ke Asia.

Bulan lalu, Otoritas Umum Penerbangan Sipil Saudi (GACA) mengumumkan bahwa wilayah udara Saudi telah terbuka untuk semua maskapai penerbangan, termasuk milik Israel.

Langkah ini diambil setelah kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden ke Saudi pada Juli lalu. Maskapai penerbangan El Al dan Arkia kemudian mengajukan izin untuk terbang di atas wilayah udara Arab Saudi dan Oman.

Baca Juga: AS Siapkan Bantuan Senjata Militer ke Ukraina hingga 1 Miliar Dolar Amerika Serikat!

Sejauh ini Oman belum secara resmi memberikan izin bagi pesawat Israel untuk terbang di atas wilayah udaranya. Kendati demikian, Oman mempertahankan hubungan terbatas dengan Israel.

Demikian informasi yang bisa disampaikan dari mancanegara terkait Arab Saudi, Oman, dan Iran yang kompak melakukan pelarangan militer Israel untuk terbang di atas wilayah udara mereka, seperti dilansir Republika--laman jejaring AyoSurabaya.com pada Kamis, 18 Agustus 2022.

Halaman:

Editor: Setyo Adi Nugroho

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ulama Tersohor Dunia Yusuf Al Qaradhawi Meninggal Dunia

Selasa, 27 September 2022 | 06:27 WIB

7 Fakta Xi Jinping Hingga Disebut Jadi Tahanan Rumah

Senin, 26 September 2022 | 13:53 WIB
X