Mengenal Tradisi Rebo Wekasan yang Kembali Dilakukan Warga Gresik Tahun Ini

- Selasa, 20 September 2022 | 06:20 WIB
Rebo wekasan yang dilakukan pada akhir bulan safar di hari rabu sebagai bentuk tolak bala. (Pexels/Lucas Pezeta)
Rebo wekasan yang dilakukan pada akhir bulan safar di hari rabu sebagai bentuk tolak bala. (Pexels/Lucas Pezeta)

AYOSURABAYA.COM – Tradisi rebo wekasan atau rabu pungkasan seketika menjadi pembicaraan saat ini, mengingat momen tersebut yang mendekati.

Di Gresik, Jawa Timur, kegiatan dari tradisi rebo wekasan sempat tidak dilakukan selama beberapa tahun yang diduga disebabkan karena pandemi.

Sehingga, setiap akhir bulan safar tidak ada lagi kegiatan mengarak makanan serta juga pagelaran dari pasar kaget rakyat setempat di hari rabu tiap pungkasan.

Rebo Pungkasan sendiri ialah kegiatan masyarakat Desa Suci Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Itu adalah sebuah bentuk dari pada sedekah bumi berupa selamatan di sekitar Telaga Suci.

Tradisi ini dilakukan setiap hari rabu terakhir di Bulan Safar, yang saat ini akan dilakukan esok hari tanggal 21 September 2022.

Tapi sayangnya, sejak masalah Pandemi yang lebih banyak masyarakat disarankan untuk tinggal di rumah.

Maupun masalah ekonomi masyarakat yang melanda, membuat tradisi turun temurun dari Jawa kuno ini harus ditunda.

Baru pada tahun ini mulai diagendakan untuk kembali dilakukan.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mau Daftar ASN PNS atau PPPK? Kenali Perbedaan Keduanya

Kamis, 15 September 2022 | 07:42 WIB
X