Mulan Jameela Minta Pemerintah Kaji Ulang Terkait Program Kompor Induksi

- Jumat, 23 September 2022 | 16:31 WIB
Mulan Jameela minta pemerintah kaji uang terkait program kompor nduksi (instagram/mulanjameela1)
Mulan Jameela minta pemerintah kaji uang terkait program kompor nduksi (instagram/mulanjameela1)



AYOSURABAYA.COM--- Pemerintah berencana menjalankan program konversi kompor gas ke kompor induksi untuk masyarakat kelompok pengguna LPG 3 kilogram.

Upaya ini merespons tingginya besaran subsidi ke sektor energi dan mendukung upaya transisi energi.

Tetapi program konversi kompor gas ke kompor induksi yang direncanakan pemerintah ini mendapat kritikan dari anggota Komisi VII DPR Mulan Jameela.

Baca Juga: Gratis! Pemerintah Siap Bagi-Bagi Kompor Listrik, Mulan Jameela: Masakan Indonesia Bukan Masakan Orang Bule

Istri Ahmad Dhani yang juga menjabat sebagai politisi Partai Gerindra ini mengatakan pendapatnya terkait hal ini.

Mulan mengatakan bahwa hal ini menjadi masalah lain yang akan dihadapi masyarakat, terutama para ibu rumah tangga.

"Menurut saya konversi dari kompor gas ke kompor induksi ini seperti menyelesaikan masalah dengan masalah baru. Konversi gas 3 kg ke induksi jadi persoalan ibu-ibu," demikian disampaikan Mulan saat mengikuti rapat Komisi VII dengan Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE), Kementerian Perindustrian, Rabu 21 September 2022.

Baca Juga: BSU 2022 Tahap 2 Rp600 Ribu Sudah Cair, Ada yang Belum Terima? Ini 2 Alasannya

Mulan juga mengungkapkan, sebagai seorang ibu rumah tangga yang juga mengurus urusan dapur, dia tahu betul kebutuhan kompor untuk rumah tangga.

"Berhubung saya ibu-ibu yang mengurus kompor di dapur, jadi mengerti betul kompor apa yang dibutuhkan," ungkap Mulan.

Mulan juga merasa bahwa kompor induksi tak cocok digunakan untuk memasak masakan lokal Indonesia. Bahkan, Mulan mengaku di rumahnya sudah punya kompor listrik tapi masih juga menggunakan kompor gas. Pasalnya, lebih cocok memasak pakai kompor gas menurutnya.

Baca Juga: Cara Beli Tiket Timnas Indonesia vs Curacao di FIFA Matchday, Mulai Rp80 Ribu VIP Rp300 Ribu

"Kami tahu Kemenperin hanya menjalankan mandat yang ditugaskan. Ini urusan PLN. Saya melihat ini terlalu terburu-buru,"  ungkap politis partai gerindra tersebut.

Mulan mengingatkan bahwa Komisi VII DPR sebenarnya sudah membahas soal program kompor listrik ini dengan Kementerian ESDM.

Dan rapat ketika itu menyepakati bahwa program tersebut perlu dikaji ulang. Kini, program distribusi kompor listrik mulai digulirkan dan harganya mencapai Rp1,5 juta per unit.***

Editor: Lilisnawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank BTN Road Show Tabungan BTN Bisnis di Medan

Minggu, 25 September 2022 | 17:18 WIB
X