Putusan PCNU Purworejo Haramkan Capit Boneka karena Judi Curi Perhatian

- Jumat, 23 September 2022 | 22:36 WIB
Putusan PCNU Purworejo Haramkan Capit Boneka karena Judi Curi Perhatian. /Kediripedia (Kediripedia.com)
Putusan PCNU Purworejo Haramkan Capit Boneka karena Judi Curi Perhatian. /Kediripedia (Kediripedia.com)

AYOSURABAYA.COM – Keputusan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Purworejo dengan menilai memainkan permainan capit boneka sebagai perbuatan haram mencuri perhatian masyarakat.

Biasanya mesin ini hanya kita temukan di kota-kota besar seperti di mal atau pusat perbelanjaan. Namun kekinian permainan capit boneka atau claw machine tersebut, mulai merambah pula ke desa-desa, sehingga menjadi fenomena yang ditanggapi PCNU Purworejo.

Banyak mesin capit yang dapat ditemui di warung-warung atau minimarket daerah pedesaan. Anak di bawah umur hingga tak jarang orang dewasa turut memainkan mesin ini untuk bersenang-senang sembari mengharapkan boneka dengan modal sejumlah uang.

Jika boneka yang diinginkan belum bisa didapat, biasanya pemain akan membeli koin lagi untuk bermain secara terus-menerus hingga tak jarang menimbulkan kecanduan. Efek kecanduan ini yang dikwatirkan orang tua. Karena itu, PCNU Purworejo mengeluarkan putusan bahwa capit boneka haram.

Baca Juga: LINK Nonton Film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI Lengkap dengan Sinopsisnya

"Hukum permainan capit boneka sebagaimana dalam deskripsi hukumnya tidak diperbolehkan atau haram karena mengandung unsur perjudian, sehingga hukum menyediakannya pun juga haram," kata PCNU Purworejo dalam keterangannya. 

Bukan tanpa sebab, di dalam permainan itu terdapat penyerahan harta sebagai syarat dari manfaat yang diterima oleh pengguna. Namun, di dalamnya, terdapat spekulasi yang menyebabkan potensi judi.

Ada sebagian orang tua yang melarang putra dan putrinya untuk bermain mesin capit boneka ini karena beranggapan permainan ini layaknya berjudi. Meski masih banyak juga orang tua yang menganggap mesin capit boneka ini hanyalah hiburan belaka untuk anaknya.

Baca Juga: Hakim Agung Sudrajad Dimyati Ditetapkan Tersangka KPK Usai Terima Suap Rp 800 Juta

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank BTN Road Show Tabungan BTN Bisnis di Medan

Minggu, 25 September 2022 | 17:18 WIB
X