Penemuan Narkoba Jenis Opium Berusia 3500 Tahun Ada di Israel, Ini Jejak Sejarahnya

- Selasa, 27 September 2022 | 15:59 WIB
Petugas dari Israel Antiquities Authority (IAA) memegang salah satu bejana yang diklaim berisi opium dari abad ke-14 SM yang ditemukan di situs pemakaman Tel Yehud dan sekarang dipajang di kantor IAA di Yerusalem, Israel pada Selasa, 20 September 2022.  (Foto: AHMAD GHARABLI/AFP)
Petugas dari Israel Antiquities Authority (IAA) memegang salah satu bejana yang diklaim berisi opium dari abad ke-14 SM yang ditemukan di situs pemakaman Tel Yehud dan sekarang dipajang di kantor IAA di Yerusalem, Israel pada Selasa, 20 September 2022. (Foto: AHMAD GHARABLI/AFP)

AYOSURABAYA.COM - Baru-baru ini telah dikabarkan, bahwa petugas dari Israel Antiquities Authority (IAA) menemukan beberapa bejana yang diklaim berisi narkoba (opium) dari abad ke-14 SM pada Selasa, 20 September 2022.

Penemuan narkoba yang berusia 3500 tahun tersebut, ditemukan di situs pemakaman Tel Yehud dan sekarang dipajang di kantor IAA di Yerusalem.

Para ahli arkeologi Israel baru-baru ini menemukan bukti tertua penggunaan opium setelah mendapati adanya residu narkoba tersebut dalam bejana tembikar berusia 3500 tahun.

Baca Juga: Ini Faktor Penyebab Mengapa Israel Bisa Berkembang dan Bertahan Jadi Negara Maju

Residu narkotika itu ditemukan sebanyak lebih dari setengah lusin dari beberapa bejana yang diperkirakan berasal dari abad ke-14 SM tersebut.

Sebuah studi bersama oleh Israel Antiquities Authority dan Weizmann Institute of Science menemukan bukti bahwa opium tersebut digunakan dalam ritual pemakaman di Kanaan, wilayah kuno yang secara kasar mencakup wilayah Israel modern dan wilayah Palestina.

Para arkeolog dari Israel Antiquities Authority dan Weizmann Institute of Science menemukan bejana tembikar ini saat ekskavasi di tahun 2012 silam.

Baca Juga: 5 Peristiwa Penting di Bulan Rabiul Awal dan Kaitannya dengan Rasulullah SAW, yang Perlu Diketahui Umat Muslim

Namun, mereka baru menemukan tembikar itu berisi residu opium melalui pengujian kimiawi saat ekskavasi ulang di tahun 2017 sebelum akhirnya diteliti lagi dan diperbarui pada tahun ini.

Halaman:

Editor: Setyo Adi Nugroho

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ulama Tersohor Dunia Yusuf Al Qaradhawi Meninggal Dunia

Selasa, 27 September 2022 | 06:27 WIB

7 Fakta Xi Jinping Hingga Disebut Jadi Tahanan Rumah

Senin, 26 September 2022 | 13:53 WIB
X