Kapolri Listyo Sigit Prabowo Dikritik Warganet, Lantaran Tawarkan Anak Korban Tragedi Kanjuruhan Masuk Polisi

- Senin, 3 Oktober 2022 | 17:14 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (istimewa)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (istimewa)

AYOSURABAYA.COM - Tak sedikit warganet di dunia maya yang mengkritik Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat menawarkan anak korban dari tragedi Kanjuruhan untuk masuk di kepolisian.

Gagasan tersebut disampaikan Sigit saat melakukan takziah ke rumah korban bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menpora Zainuddin Amali, serta Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

"Kalau kamu masuk polisi mau nggak?" tanya Sigit kepada anak dari korban tragedi Kanjuruhan, yang kemudian berjanji akan mengusut tuntas insiden maut tersebut.

Baca Juga: Penghormatan Real Madrid untuk Tragedi Kanjuruhan, Mengheningkan Cipta Sebelum Bertanding

Pernyataan Sigit tersebut langsung mendapat kecaman bertubi-tubi dari warganet dan publik di berbagai lini sosial media.

Tak sedikit warganet yang menyarankan agar Kapolri fokus mengusut tuntas Tragedi Kanjuruhan bukanya menawarkan hal lain kepada keluarga korban.

Sebab sampai saat ini masyarakat masih menyalahkan polisi yang dianggap kurang tepat dalam menerapkan SOP pengamanan pertandingan.

Baca Juga: Jadi Saksi Bisu Tragedi Kanjuruhan Berdarah, Intip Sejarah dan Fakta Menarik Markas Singo Edan

Tragedi Kanjuruhan sendiri bermula dari pendukung Arema FC yang tidak terima klub sepak bola kesayangannya kalah di kandang sendiri, turun ke lapangan pasca pertandingan.

Halaman:

Editor: Setyo Adi Nugroho

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RUPSLB Bank BTN Setujui Penerbitan Saham Baru

Selasa, 18 Oktober 2022 | 19:30 WIB
X