Gubernur Jatim Akui Perbedaan Jumlah Korban Kerusuhan Kanjuruhan Akibat Data Ganda

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 10:05 WIB
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa (Republika/Wilda Fizriyani)
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa (Republika/Wilda Fizriyani)

AYOSURABAYA.COM -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, jumlah total korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, sebanyak 125 orang.

Angka itu berbeda dengan data awal yang menyebutkan korban jiwa kerusuhan tersebut mencapai 127 orang. Khofifah menjelaskan, perbedaan data tersebut terjadi karena adanya pencatatan ganda nama korban.

"Yang terkonfirmasi meninggal 125 orang. Kenapa datanya beda karena ada pencatatan ganda kemarin," kata Khofifah dikutip dari Republika.co.id, Selasa, 4 Oktober 2022.

Khofifah menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait di Malang. Terutama mengenai masih ada atau tidaknya masyarakat yang mencari anggota keluarganya.

Menurutnya, kepastian itu menjadi penting untuk memastikan masih ada atau tidaknya korban yang hilang. Sehingga tidak ada lagi data korban yang tercecer.

"Saya mengkonfirmasi lagi apa ada laporan masyarakat yang masih mencari anggota keluarganya, katanya sudah tidak ada. Ini penting untuk mengkonfirmasi adanya masyarakat yang masih kehilangan anggota keluarganya," ujarnya.

Khofifah juga menegaskan pemerintah secara sinergis serius dan berkomitmen untuk mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo dan Virgo Hari Ini, Selasa 4 Oktober 2022

Baca Juga: Horoskop Harian Zodiak Cancer Hari Ini, 4 Oktober 2022: Kesehatan, Keuangan, Cinta dan Karier

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X