Hanya Gara-gara Unggah Status WA, Pria 22 Tahun Dicari Polisi Lalu Diduga Menerima Tindak Penyiksaan di Polres

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 22:05 WIB
Akibat status WA pemuda 22 tahun dicari polisi dan dibawa ke Polres Halmahera Utara (twitter)
Akibat status WA pemuda 22 tahun dicari polisi dan dibawa ke Polres Halmahera Utara (twitter)

AYOSURABAYA.COM -- Kabar pilu, datang dari pemuda 22 tahun asal Halmahera Utara yang akibat unggahan status WA, dirinya harus dikejar polisi dan digiring ke Polres.

Setiba di Polres Halmahera Utara, pria 22 tahun itu mengakui mengalami tindak penyiksaan oleh oknum polisi yang menangkapnya karena status WA yang dibuat.

Status WA pemuda 22 tahun itu dianggap melecehkan sehingga oleh oknum anggota Polisi di Polres dirinya harus dihukum tanpa sistem yang tercantum di Undang-Undang Dasar.

Baca Juga: BSU Tahap 5 di Tahun 2022 Kapan Cair? Yuk Intip Mulai dari Jadwal hingga Cara Cek Penerimanya di Sini!

Pria tersebut diketahui mengaku bernama Yolius yang melaporkan kejadian tragisnya kepada Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Laporan tersebut diterbitkan oleh mereka pada 5 Oktober 2022 Pukul 5.23 WIB.

Tidak sekedar dianiaya, Yolius juga harus tunduk memohon maaf kepada anjing pelacak yang dimiliki sang oknum polisi.

Hal tersebut bermula dari tindakannya menerbitkan unggahan status di WA, dengan dirinya dinamai kontaknya dengan panggilan ‘Ongen Tijono’.

Baca Juga: Ferdy Sambo Minta Putri Candrawathi Dibebaskan, Masih Yakini Istrinya Tidak Bersalah

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RUPSLB Bank BTN Setujui Penerbitan Saham Baru

Selasa, 18 Oktober 2022 | 19:30 WIB
X