Penjual Dawet Fiktif dan Miras Tragedi Kanjuruhan Ternyata Obat Ternak, Warganet: Konspirasi Polisi dan PSSI

- Kamis, 13 Oktober 2022 | 09:44 WIB
Video viral permintaan maaf, wanita yang diduga sebagai penjual dawet fiktif saat Tragedi Kanjuruhan. (Twitter/ @AremaniaCulture)
Video viral permintaan maaf, wanita yang diduga sebagai penjual dawet fiktif saat Tragedi Kanjuruhan. (Twitter/ @AremaniaCulture)

AYOSURABAYA.COM -- Baru-baru ini beredar rekaman suara penjual dawet setelah Tragedi Kanjuruhan. Kabar itu juga dibarengi temuan minuman keras alias miras oleh PSSI dan pernyataan Polri.

Suara perempuan foto baya terekam membuktikan mengenai Tragedi Kanjuruhan viral di media sosial. Suara tersebut mengaku sebagai penjual dawet di pintu keluar Stadion Kanjuruhan.

Kesaksian penjual dawet itu disangsikan banyak pihak. Pasalnya, di pintu keluar 3 Stadion Kanjuruhan tak ada kios yang menjual makanan, yang ada kios yang menjual mebel.

Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN PT PLN Fresh Graduate Bisa Ikut Daftar, Gajinya Tak Main-main

Suara perempuan penjual dawet itu dianggap sebagai berita menyesatkan yang tidak terbukti kebenarannya.

Penjual Dawet Stadion Kanjuruhan

Penjual dawet menceritakan apa yang dilihatnya di Stadion Kanjuruhan kala insiden mematikan itu terjadi.

"Yang lebih parah itu, akhirnya mereka (Aremania) uyel-uyelan (desak-desakan), uyel-uyelan keluar karena menghindari gas air mata," kata perempuan dalam rekaman suara.

Ia membuktikan membuktikannya jika benar-benar terjadi antar suporter yang saling mendorong.

"Nah, gas air matanya sebenarnya gak terlalu anu kok. Cuman ini, uyel-uyelane karo sodok-sodokane karo jejek-jekane (desak-desakan dan dorong-dorongan serta injak-injaknya) sesama suporter," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Reny Diana Putri

Sumber: Instagram @arema_bluearmy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X