Beri Klarifikasi Penjual Dawet Fiktif Tragedi Kanjuruhan, PSI Dihujat: Cara Cuci Tangan yang Baik

- Kamis, 13 Oktober 2022 | 10:14 WIB
Penjual dawet fiktif Tragedi Kanjuruhan meminta maaf pada keluarga korban. (Tangkapan Layar Twitter.com/@Aremaniaculture)
Penjual dawet fiktif Tragedi Kanjuruhan meminta maaf pada keluarga korban. (Tangkapan Layar Twitter.com/@Aremaniaculture)

AYOSURABAYA.COM -- Masih ingat dengan rekaman suara perempuan yang mengaku penjual dawet saat Tragedi Kanjuruhan pecah?

Pada Rabu, 12 Oktober 2022, akun Twitter @AremaniaCulture mengunggah video permintaan maaf perempuan yang mengaku sebagai penjual dawet saat Tragedi Kanjuruhan pecah.

Melalui unggahan permintaan maaf itu, diketahui bahwa wanita tersebut bernama Suprapti Fauzi sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia atau PSI.

Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN PT PLN Fresh Graduate Bisa Ikut Daftar, Gajinya Tak Main-main

Suprapti mengunjungi kediaman mendiang Sam Nawi, pentolan Aremania yang disebut sebagai pelopor perdamaian suporter. Sam Nawi sendiri meninggal saat Tragedi Kanjuruhan pada Sabtu, 1 Oktober lalu.

Suprapti yang dalam rekaman suara mengaku sebagai penjual dawet itu menemui Eka, istri Sam Nawi untuk meminta maaf setelah menyebut nama Sam Nawi dalam kesaksiannya yang viral di media sosial itu.

Berikut ini isi rekaman suara wanita yang mengaku sebagai penjual dawet di Stadion Kanjuruhan pintu 3:

Yang lebih parah itu, akhirnya mereka (Aremania) uyel-uyelan (desak-desakan), uyel-uyelan keluar karena menghindari gas air mata.

Baca Juga: Penjual Dawet Fiktif dan Miras di Tragedi Kanjuruhan Ternyata Obat Ternak, Warganet: Konspirasi Polisi dan PSS

Nah, gas air matanya sebenarnya gak terlalu anu kok. Cuman ini, uyel-uyelane karo sodok-sodokane karo jejek-jekane (desak-desakan dan dorong-dorongan serta injak-injaknya) sesama suporter.

Halaman:

Editor: Reny Diana Putri

Sumber: Twitter @AremaniaCulture

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X