UMP 2023 Naik Tinggi: Urutan UMK Tertinggi Masih Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah?

- Kamis, 17 November 2022 | 14:42 WIB
UMP 2023 diumumumkan sesegera mungkin pada November ini. (Pexels/Robert Lens)
UMP 2023 diumumumkan sesegera mungkin pada November ini. (Pexels/Robert Lens)

AYOSURABAYA.COM - UMP 2023 naik tinggi menjadi wacana pada penetapan upah minimum pada 21 November 2022 nanti. Wacana itu didorong oleh sejumlah pernyataan.

Misalnya UMK 2023 maupun 2023 memungkinkan nilainya lebih tinggi dibanding kenaikan pada tahun 2022 mengingat kondisi ekonomi Indonesia yang terus membaik, sebagaimana diungkapkan Menaker Ida Fauziyah.

Selain itu, kelompok buruh menyatakan kepantasan UMK 2023 naik sebesar 13 persen melihat kondisi ekonomi yang membaik, namun di saat bersamaan inflasi di dalam negeri turut tinggi.

Kenaikan 13 persen akhirnya dianggap wajar sebagaimana dinyatakan oleh Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

Baca Juga: 10 Daftar Kiper Terbaik di Piala Dunia 2022 Qatar: Ada 2 Asal Jerman dan Brasil, Tidak Ada Perwakilan Inggris?

Ada juga kepala daerah yang mengatakan sepakat dengan pertimbangan buruh dengan tidak memasukkan formula penghitungan upah minimum berdasarkan PP Nomor 31 Tahun 2021.

Hal demikian disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Pihaknya sempat membuat simulasi dengan PP tersebut, namun dimungkinkan adanya ketimpangan besaran upah di lapangan.

Kelompok buruh sendiri mempertimbangkan formula besar inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi. "Ada beberapa usulan (buruh) yang agak konkret soal inflasi, maka itu akan kita jadikan sebagai pertimbangan," ujar Ganjar beberapa waktu lalu.

Belum ada bocoran berapa angka konkret UMP 2023 maupun UMK 2023. Meski begitu, di Pulau Jawa sendiri perkara ini sangat ditunggu.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X