UMP 2023 Jawa Barat Naik Tinggi, Nasib Baik untuk Buruh Pantura hingga Priangan Timur

- Selasa, 22 November 2022 | 16:27 WIB
UMP 2023 Jawa Barat Naik Tinggi, Nasib Baik untuk Buruh Pantura hingga Priangan Timur (dok)
UMP 2023 Jawa Barat Naik Tinggi, Nasib Baik untuk Buruh Pantura hingga Priangan Timur (dok)
  

AYOSURABAYA.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan bahwa akan ada kenaikan yang signifikan dalam UMP 2023.

Saat ini, UMP Jawa Barat masih di angka Rp 1.841.487. Namun dengan aturan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 besarannya bisa mencapai Rp2.025.635,7.

Angka itu didapatkan bila persentase kenaikannya dibulatkan menjadi 10 persen, atau batasan maksimal kenaikan UMP 2023 berdasarkan permen tersebut.

Namun jika UMK 2023 diacukan pada permen tersebut, tiga daerah di Jawa Barat bisa mempunyai upah minimum di atas Rp3 jutaan.

Ketiganya berada di kawasan Pantai Utara (Pantura), yakni Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Bekasi.

Baca Juga: UMP 2023 Jawa Tengah Naik, UMK Kabupaten Batang Jadi Rp2,4? Begini Penjelasannya


Selain itu, jika menggunakan simulasi tersebut, tidak ada daerah di Jawa Barat dengan UMK di bawah Rp2 jutaan lagi.

Empat daerah di kawasan Priangan Timur seperti Kabupaten Garut, Ciamis, Pangandaran, dan Kota Banjar keluar dari upah Rp1 jutaan dengan simulasi 10 persen.

Berikut daftar UMK 2023 Jawa Barat bila menggunakan simulasi naik maskimal 10 persen

1. Kota Bekasi sebesar Rp4.816.921,17 menjadi Rp5.298.613,87
2. Kabupaten Karawang sebesar Rp4.798.312,00 menjadi Rp5.278.143,2
3. Kabupaten Bekasi sebesar Rp4.791.843,90 menjadi Rp5.271.028,29
4. Kota Depok sebesar Rp4.377.231,93 menjadi Rp4.814.955,123
5. Kota Bogor sebersar Rp 4.330.249,57 menjadi Rp4.763.274,527
6. Kabupaten Bogor sebesar Rp 4.217.206,00 menjadi Rp4.638.926,6
7. Kabupaten Purwakarta sebesar Rp4.173.568,61 menjadi Rp4.590.925,471
8. Kota Bandung sebesar Rp3.774.860,78 menjadi Rp4.152.346,858
9. Kota Cimahi sebesar Rp3.272.668,50 menjadi Rp3.599.935,35
10. Kabupaten Bandung Barat sebesar Rp3.248.283,28 menjadi Rp3.573.111,608

11. Kabupaten Sumedang sebesar Rp3.241.929,67 menjadi Rp3.566.122,637
12. Kabupaten Bandung sebesar Rp3.774.860,78 menjadi Rp4.152.346,858
13. Kabupaten Sukabumi sebesar Rp3.125.444,72 menjadi Rp3.437.989,192
14. Kabupaten Subang sebesar Rp3.064.218,08 menjadi Rp3.370.639,888
15. Kabupaten Cianjur sebesar Rp2.699.814,40 menjadi Rp2.969.795,84
16. Kabupaten Sukabumi sebesar Rp2.562.434,01 menjadi Rp2.818.677,411
17. Kabupaten Indramayu sebesar Rp2.391.567,15 menjadi Rp2.630.723,865
18. Kota Tasikmalaya sebesar Rp2.363.389,67 menjadi Rp2.599.728,637
19. Kabupaten Tasikmalaya sebesar Rp2.326.772,46 menjadi Rp2.559.449,706
20. Kota Cirebon sebesar Rp2.304.943,51 menjadi Rp2.535.437,861

21. Kabupaten Cirebon sebesar Rp2.279.982,77 menjadi Rp2.507.981,047
22. Kabupaten Majalengka sebesar Rp2.027.619,04 menjadi Rp2.230.380,944
23. Kabupaten Garut sebesar Rp1.975.220,92 menjadi Rp2.172.743,012
24. Kabupaten Kuningan sebesar Rp1.908.102,17 menjadi Rp2.098.912,387
25. Kabupaten Ciamis sebesar Rp1.897.867,14 menjadi Rp2.087.653,854
26. Kabupaten Pangandaran sebesar Rp1.884.364,08 menjadi Rp2.072.800,488
27. Kota Banjar sebesar Rp1.852.099,52 menjadi Rp2.037.309,472

Itulah kabar baik untuk Jawa Barat bila di daerah tersebut, UMP 2023 atau UMK 2023 bisa naik signifikan sampai 10 persen.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X