Besaran Perubahan UMK 2023 Jawa Barat Menyesuaikan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022

- Selasa, 22 November 2022 | 19:18 WIB
Besaran Perubahan UMK 2023 Jawa Barat Menyesuaikan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 ((Pixabay))
Besaran Perubahan UMK 2023 Jawa Barat Menyesuaikan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 ((Pixabay))

AYOSURABAYA.COM - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengatur penentuan besaran upah minimum 2023 dengan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022.

Permanaker Nomor 18 Tahun 2022 menjadi penengah dari silang usulan antara buruh maupun pengusaha tentang penetapan UMP 2023 maupun UMK 2023.

Di Jawa Barat sendiri, bila Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 diterapkan, akan membawa sejumlah keuntungan, terlebih bagi daerah-daerah dengan gaji di bawah Rp2 jutaan.

Selain itu, akan ada kenaikan upah mininum yang signifikan bagi sejumlah daerah di provinsi yang dipimpin gubernur Ridwan Kamil tersebut.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Pastikan 25 Ribu Outsouring Masih Kerja Tahun 2023

Namun hal tersebut dengan catatan, 27 kabupaten/kota di Jawa Barat memaksimalkan penetapan upahnya sampai 10 persen atau yang menjadi batas maksimal kenaikan upah.

Berikut ini, besaran perubahan UMK 2023 di Jawa Barat bila semuanya menggunakan simulasi naik sampai 10 persen.

1. Kota Bekasi sebesar Rp4.816.921,17 menjadi Rp5.298.613,87
2. Kabupaten Karawang sebesar Rp4.798.312,00 menjadi Rp5.278.143,2
3. Kabupaten Bekasi sebesar Rp4.791.843,90 menjadi Rp5.271.028,29

4. Kota Depok sebesar Rp4.377.231,93 menjadi Rp4.814.955,123
5. Kota Bogor sebersar Rp 4.330.249,57 menjadi Rp4.763.274,527
6. Kabupaten Bogor sebesar Rp 4.217.206,00 menjadi Rp4.638.926,6
7. Kabupaten Purwakarta sebesar Rp4.173.568,61 menjadi Rp4.590.925,471
8. Kota Bandung sebesar Rp3.774.860,78 menjadi Rp4.152.346,858

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X