UMP 2023 Jawa Tengah Naik 13 Persen Berdasarkan Demo Serikat Buruh, Kota Salatiga Jadi Rp2,4 Juta?

- Rabu, 23 November 2022 | 14:17 WIB
UMP 2023 Jawa Tengah Naik 13 Persen Berdasarkan Demo Serikat Buruh, Kota Salatiga Jadi Rp2,4 Juta? (Pixabay)
UMP 2023 Jawa Tengah Naik 13 Persen Berdasarkan Demo Serikat Buruh, Kota Salatiga Jadi Rp2,4 Juta? (Pixabay)

AYOSURABAYA.COM -- Upah Minimum Provinsi UMP dipastikan naik pada tahun 2023.

Kenaikan UMP ini akan diikuti pula dengan kenaikan Upah Minimum Kota/Kabupaten UMK 2023.

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah mengatakan kenaikan UMP dan UMK ini dihitung berdasarkan rumus pertumbuhan ekonomi/ inflasi.

Baca Juga: Contoh Teks Pidato Hari Guru Nasional 2022, Bertema Guru Adalah Orangtua Kedua

Lebih lanjut, ia mengatakan sudah dapat dipastikan UMP dan UMK tahun 2023 akan naik dari tahun 2022.

"Upah minimum dihitung dengan menggunakan formula perhitungan upah minimum yang memuat variabel pertumbuhan ekonomi atau inflasi. Jika kita melihat kedua indikator ini, pada dasarnya sudah dapat dilihat bahwa upah minimum tahun 2023 relatif akan lebih tinggi dibandingkan dengan upah minimum tahun 2022," kata Ida Fauziyah dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (8/11/2022).

Sebagai gambaran, UMP tertinggi di Indonesia pada tahun 2022 diduduki oleh Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp4.641.854.

Sedangkan, UMP Terendah di Indonesia tahun 2022 diduduki oleh Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp1.812.935.

Baca Juga: Teks Pidato Peringatan Hari Guru Nasional 2022, Bertema Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X