Gempa Cianjur Jawa Barat Belum Berakhir, tapi Peneliti Sebut Bukan karena Sesar Aktif Cimandiri

- Kamis, 24 November 2022 | 15:04 WIB
Gempa Cianjur Jawa Barat Belum Berakhir, tapi Peneliti Sebut Bukan karena Sesar Aktif Cimandiri (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Gempa Cianjur Jawa Barat Belum Berakhir, tapi Peneliti Sebut Bukan karena Sesar Aktif Cimandiri (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

AYOSURABAYA.COM - Gempa Cianjur, di Jawa Barat hingga kini masih menyisakan duka mendalam. Sejak gempa magnitudo 5,6 terjadi pada Senin, 21 November 2022, sudah ada 192 gempa susulan yang dideteksi di wilayah tersebut.

Gempa susulan Cianjur tersebut berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BMKG) Bandung hingga Kamis, 24 November 2022 pagi, pukul 09.00 WIB.

Kepala BMKG Bandung, Jawa Barat, Teguh Rahayu menyatakan bahwa gempa susulan di Kabupaten Cianjur diperkirakan belum berakhir atau setidaknya hingga dua pekan mendatang.

Baca Juga: Contoh Naskah Khutbah Jumat untuk Refeksi Hari Guru: Esensi Mengajar dan Mendidik

"Berdasarkan data gempa susulan tersebut, gempa bumi diperkirakan akan berakhir dalam waktu 1-2 pekan ke depan," kata dia, menyadur dari Republik.co.id (jaringan AyoSurabaya.com).

Hingga Rabu, 23 November 2022 pukul 17.00 WIB, aparat berwenang masih melakukan pendataan dan pencarian korban bersama tim. Tercatat hingga itu, sudah ada 271 orang yang meninggal.

Di samping itu, sebanyak 40 orang dinyatakan masih hilang, kemudian 2.043 orang menjadi korban luka. Sementara total pengungsi ada 1.120 KK atau 61.908 orang. Adapun total bangunan rusak mencapai 56 ribuan unit.

Sementara itu, peneliti senior dan Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim (Puslit MKPI) Institut Tekonologi Sepuluh Nopember (ITS), Amien Widodo meyakini bahwa gempa tersebut bukanlah dari Sesar Cimandiri.

Baca Juga: 35 Link Twibbon Hari Guru Nasional 2022 Pasang Foto Guru Bersama Teman Sekelas dan Unggah di Media Sosial

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X