Alasan Pengusaha Tolak Permenaker Nomor 18 Tahun 2022, UMK 2023 tak Mungkin 10 Persen?

- Sabtu, 26 November 2022 | 09:48 WIB
Alasan Pengusaha Tolak Permenaker Nomor 18 Tahun 2022, UMK 2023 tak Mungkin Tembus 10 Persen? (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Alasan Pengusaha Tolak Permenaker Nomor 18 Tahun 2022, UMK 2023 tak Mungkin Tembus 10 Persen? (Ayobandung.com/Kavin Faza)

AYOSURABAYA.COM - UMK 2023 belum ditentukan. Sebab, UMP 2023 pun belum disampaikan oleh pemerintah provinsi.

Melalui Permenaker Nomor 18 Tahun 2022, pemerintah memberikan batas waktu untuk penyampaian UMP 2023 pada 28 November 2022.

Setelah UMP 2023 disampaikan, maka UMK 2023 bisa diumumkan pula. Adapun batas waktunya pada 7 Desember 2022.

Dalam Permanaker tersebut, disinggung pula terkait besaran maksimal kenaikan upah minimum 2023 mencapai 10 persen.

Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya vs Persis Solo, Uji Coba Jelang Liga 1

Namun hal tersebut ditolak oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Suara itu muncul dari asosiasi di wilayah Jawa Barat.

Ketua Apindo Jabar Ning Wahyu Astutik menyayangkan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menerbitkan aturan tersebut.

"Niat pemerintah menaikkan daya beli itu bagus, tetapi menurut saya harus dilakukan dengan proses dan waktu serta situasi yang tepat," ujar dia, Jumat, 25 November 2022.

Dia mengatakan aturan dari Kemnaker tersebut bertentangan dengan keputusan mahkamah konstitusi, dan bertentangan dengan instruksi mendagri.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X