Perubahan UMP 2023 dengan Upah Minimun 1 Jutaan hingga 5 Jutaan dengan Peraturan Menaker

- Sabtu, 26 November 2022 | 14:16 WIB
Perubahan UMP 2023 (Pixabay/Iqbal Nuril)
Perubahan UMP 2023 (Pixabay/Iqbal Nuril)

AYOSURABAYA.COM - Peraturan Menaker atau Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 mengarahkan para gubernur tidak menetapkan UMP 2023 naik lebih dari 10 persen.

Aturan tersebut dirumuskan oleh Menaker Ida Fauziyah, kementerian, maupun dewan pengupahan menjelang ganti tahun sehingga UMP 2023 sudah harus diumumkan.

Dalam Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 pula, dikemukakan bahwa batas akhir penyampaikan UMP 2023 adalah pada Senin, 28 November 2022.

Hingga kini belum ada provinsi yang menyampaikannya. Meski begitu, jika disimulasikan dengan kenaikan maksimal 10 persen, terdapat sejumlah perbaikan dalam urusan pengupahan pekerja.

Baca Juga: 5 Warga Negara Asing Ini Hobi Kunjungi Indonesia Waktu Liburan 2022, Bukan Bule Justru Mayoritas Orang Asia

Setidaknya terdapat empat daera yang memiliki upah tidak Rp1 jutaan lagi. Sementara yang masih mempunyai upah minimum provinsi di bawah itu hanya Jawa Tengah.

Selain itu, terdapat satu provinsi yaitu DKI Jakarta yang upah provinsinya bisa naik mencapai Rp5 jutaan. Lalu lima daerah naik upahnya menjadi Rp3 jutaan.

Meskipun begitu hal tersebut hanya simulasi. Namun sebagai gambaran, berikut daftar perbuahan UMP 2023 dengan simulasi naik 10 persen.

Upah Rp5 Jutaan
1. Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp4.641.854 menjadi Rp5.106.039,4

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X