Berapa Biaya Isi Daya Mobil Listrik? Simak Perhitungan Isi di SPKLU dan di Rumah

- Kamis, 13 Oktober 2022 | 16:23 WIB
Mobil listrik. (pexels)
Mobil listrik. (pexels)

AYOSURABAYA.COM -- Mobil listrik kini menjadi salah satu yang digadang-gadang bisa mengurangi dampak emisi dan pemanasan global.

Lantas, berapa biaya yang dihabiskan untuk isi daya mobil listrik? Sebagai alternatif kendaraan ramah lingkungan, sebelum memutuskan pindah dari mobil berbahan bakar fosil, sudah semestinya mengetahui detail mengenai mobil yang diklaim ramah lingkungan ini.

Mobil listrik memang tak perlu bahan bakar minyak, namun untuk bisa beroperasi, kendaraan ini perlu diisi daya. Berapa biaya isi daya mobil listrik?

Baca Juga: Kronologi Penembakan Bharada E Terhadap Brigadir J Ada 2: Versi Ferdy Sambo dan Penyidik, Mana yang Benar?

Meski telah mulai beralih ke mobil listrik, hitung-hitungan biaya operasional musti dipikirkan matang-matang. Apalagi harga mobil listrik di Indonesia yang terhitung masih tinggi.

Meski mobil listrik dikatakan sebagai kendaraan yang hemat. Melansir laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), biaya pengisian daya kendaraan listrik sekitar Rp 1.650 per kWh sampai dengan Rp 2.466,7 per kWh. 

Jika mobil memiliki kapasitas baterai 85 kWh, dikalikan biaya terendah untuk pengisian daya Rp 1.650 menjadi Rp140.250. Sementara, jarak tempuh sejauh kurang lebih 5 km per kWh.

Artinya dalam satu kali pengisian, jarak tempuh bisa mencapai sekitar 300 km. Biaya isi daya ini berdasarkan perhitungan pengisian di Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Baca Juga: Membaca Al kahfi, Salah Satu Sunnah Hari Jumat dengan Keutamaan dan Ganjaran Berlimpah

Sementara, berbeda jika pengisian dilakukan di rumah. Maka tarif listrik mengikuti biaya listrik per kWh mengikuti perhitungan.

Halaman:

Editor: Reny Diana Putri

Sumber: PLN, ESDM

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X