Jembatan Suroboyo Jadi Lokasi Swafoto Favorit Saat Lebaran

  Senin, 10 Juni 2019   Rahim Asyik
Foto aerial suasana di sekitar patung Suro dan Boyo usai diresmikan di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/5/2019). Patung Suroboyo setinggi 25,6 meter dengan diameter 15 meter tersebut menjadi ikon baru Kota Surabaya yang diharapkan dapat mengembangkan pariwisata dan meningkatkan perekonomian bagi masyarakat nelayan di kawasan pesisir Pantai Kenjeran. (ANTARA FOTO/Moch Asim)***

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM-- Kawasan Jembatan Suroboyo di Jalan Raya Pantai Lama No. 600, Kenjeran, Bulak, Kota Surabaya, Jawa Timur, menjadi lokasi swafoto bagi sejumlah warga pada saat libur Lebaran tahun ini, Minggu (9/6/2019).

"Tempatnya bagus untuk berfoto ria di sini," kata salah seorang warga Rungkut, Surabaya, Zakiyah.

Zakiyah mengaku sudah dua kali ini mendatangi Jembatan Suroboyo bersama keluarga. Hanya saja kedatangan yang kedua kalinya ini pada sore hari.

"Pertama kali dulu saat ini ke sini malam hari. Jadi sempat melihat air mancur menari warna-warni," ujarnya.

Menurut dia, Pantai Kenjeran yang dulu terkenal sebagai tempat mesum saat ini sudah menjadi tempat yang indah untuk berwisata. "Saya bangga Surabaya kini sudah banyak perubahan," katanya.

Ia mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya yang menyediakan fasilitas wisata pantai yang cukup cantik. Meski bukan keindahan laut biru yang disajikan, pemandangan apik dari jembatan, kampung nelayan warna-warni, dan air mancur menari, cukup menjadi magnet bagi wisatawan.

Hal sama juga disampaikan warga Surabaya lainnya, Hani. Ia mengaku senang bisa bersama-sama teman-temannya berswafoto di Jembatan Suroboyo. "Ini mumpung libur Lebaran, jadi saya sempatkan bersama teman-teman datang ke sini," katanya.

AYO BACA : Marissa Anita, Lebih Produktif Tanpa Medsos

Diketahui Jembatan Suroboyo diresmikan pada 9 Juli 2016 oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Jembatan Suroboyo ini menghubungkan Jembatan Suramadu sampai ke Bandara Juanda lewat Jalan MERR atau lewat tengah kota Surabaya.

Jembatan dirancang dengan 150 tiang penyangga dengan panjang 800 meter. Wali Kota Surabaya menyatakan bahwa Jembatan Suroboyo di kawasan Pantai Kenjeran Surabaya masuk dalam daftar 10 jembatan terbaik di dunia.

Pesona wisata yang bisa dinikmati di Jembatan Suroboyo di antaranya bisa melihat pantai secara langsung, bisa melihat luasnya laut dari atas jembatan penyeberangan, bisa lihat jembatan Suramadu, bisa lihat air mancur warna warni dan menari-nari pada sore sampai malam hari.

Patung Raksasa Suro dan Boyo Dipadati Pengunjung

Selain Jembatan Suroboyo, patung raksasa Suro (hiu) dan Boyo"(buaya) setinggi 25,6 meter di Taman Suroboyo yang berlokasi di kawasan pesisir utara Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, Jawa Timur, juga dipadati pengunjung.

"Saya penasaran. Makanya datang ke sini," kata Imam Mawardi, salah seorang pengunjung asal Magelang.

AYO BACA : Spesies Baru Cecak Batu Ditemukan di Gunung Muria

Imam mengaku sengaja datang ke Taman Suroboyo bersama keluarganya untuk berlibur sekaligus ingin lebih mengenal destinasi wisata baru yang ada di pesisir Surabaya ini.

Menurut dia, Patung Suro dan Boyo yang diresmikan wali kota Surabaya bertepatan menjelang HUT ke-726 Surabaya pada 31 Mei menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi patung tersebut lokasinya berada di Taman Suroboyo dan Jembatan Suroboyo.

"Jadi banyak titik yang kita kunjungi mulai dari Jembatan Suroboyo hingga Taman Suroboyo," ujarnya.

Hal sama juga dialami pengunjung lainnya warga Surabaya, Evin. Ia mengaku senang bisa berlibur bersama keluarga di Taman Suroboyo. "Anak-anak suka karena bisa berswafoto di depan patung 'suro' dan 'boyo'. Anak-anak yang bermain di sekeliling patung," katanya.

Sebagai warga Surabaya, Evin mengaku bangga dan senang karena Kota Surabaya bisa memiliki destinasi wisata baru yang ramai dikunjungi pengunjung saat liburan sekolah.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebelumnya mengatakan patung ini merupakan mimpinya sejak dahulu. Menurut dia, patung tersebut tidak hanya bisa dilihat dari darat saja tapi bisa dari laut jadi maka dari itu patungnya harus tinggi supaya bisa terlihat.

Risma menjelaskan untuk menaikkan perekonomian warga Kota Surabaya pihaknya terus berinovasi menciptakan sesuatu yang baru di setiap tahunnya, agar wisatawan tertarik datang tidak hanya sekali.

"Jadi tiap tahun harus ada yang baru di kota kita ini karena jika tidak ada yang baru orang tidak mau lagi datang. Oleh karena itu saya mencoba tiap tahun ada sesuatu yang baru. Supaya Surabaya menjadi destinasi tujuan wisata," ujarnya.

Proses pengerjaan patung dengan tinggi total 25,6 meter ini, dibangun mulai 26 Februari 2019 dan selesai pada 10 Mei 2019. Dengan tinggi dudukan patung 5 meter dan diameter 15 meter berdiri di area Taman Suroboyo yang memiliki luas 11.900 meter persegi.

Menariknya, Patung Suro dan Boyo ini memiliki bentuk unik berupa rumput laut menyerupai asli di antara kedua patung tersebut. Tak hanya itu, warna dari patung ini berbeda dengan patung Suro dan Boyo yang sudah ada dan menjadi salah satu ikon di Kota Surabaya.

AYO BACA : 3 Hal yang Bisa Merusak Silaturahmi Lebaran

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar