Pemprov Jatim Akan Gratiskan SPP SMA dan SMK Negeri Mulai Juli

  Jumat, 14 Juni 2019   Rahim Asyik
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Akun Instagram @khofifah.ip)***

Pemprov Jawa Timur akan gratiskan SPP, tapi baru untuk SMA dan SMK Negeri.

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM— Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menggratiskan SPP untuk siswa SMA dan SMK Negeri mulai Juli 2019. Selain SPP, para siswa baru juga akan diberi 2 stel seragam sekolah. 

Rencana itu diumumkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa lewat akun Instagram dan Twitternya.

“Sedulur, mulai Juli SPP semua siswa  SMA dan SMK Negeri di seluruh Jawa Timur gratis. Juga akan diberikan dua setel seragam sekolah bagi siswa tahun ajaran baru,” tulis Khofifah, Kamis (13/6/2019).

AYO BACA : 3 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Ciptakan Sinpangsir

Sejauh ini, pembebasan dana SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) baru berlaku untuk siswa SMA dan SMK negeri. “Sedangkan untuk pelajar yang bersekolah di SMA dan SMK swasta akan mendapatkan subsidi SPP,” tulis Khofifah lagi.

Khofifah menyatakan Pemprov DKI sudah mengalokasikan anggaran sampai Rp1,8 triliun untuk kebutuhan itu.

Khofifah berharap kebijakan itu bisa meringankan beban orang tua pada tahun ajaran baru 2019/2020 ini. Dikatakannya, tujuan kebijakan itu adalah agar tidak ada lagi cerita ada anak Jawa Timur yang tidak bersekolah lantaran terkendala biaya.

AYO BACA : Menristek Dikti: Pilih Perguruan Tinggi Sesuai Kemauan dan Kemampuan!

“Kami ingin seluruh anak Jawa Timur jadi generasi cerdas dan hebat serta berakhlak mulia,” tutur Khofifah.

Cuitan itu mengundang reaksi beragam dari netizen. Ada yang memuji kebijakan itu dan berharap kebijakan yang sama diberlakukan oleh gubernur di daerahnya.

Sebagian di antaranya berharap pungutan-pungutan lainnya, di antaranya yang dikeluarkan komite sekolah dengan alasan untuk memajukan sekolah yang jumlahnya terkadang lebih besar, ikut dihapuskan.

Walaupun kebijakan komite sekolah itu secara teoretis bisa ditolak bergantung kesepakatan para orangtua siswa, kenyataannya banyak yang menerima begitu saja kebijakan itu meski berbuntut keluhan di belakangnya.

AYO BACA : PPDB Negeri di Surabaya Resmi Dibuka

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar