Peserta Program Bidikmisi Surabaya Bisa Melanjutkan Kuliah ke PTN Setempat

  Jumat, 14 Juni 2019   Rahim Asyik
Syarat peserta Program Bidikmisi Surabaya untuk melanjutkan kuliahnya ke-8 perguruan tinggi negeri yang sudah bekerja sama. (www.surabaya.go.id)***

Siswa SMA dan sederajat yang merupakan peserta Program Bidikmisi bisa melanjutkan kuliahnya ke 8 perguruan tinggi negeri yang ditunjuk asalkan memenuhi syarat.

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM-- Anggota DPRD Kota Surabaya usulkan keberlanjutan program Bidikmisi untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Ketua Komisi D Bidang Kesra dan Pendidikan DPRD Surabaya Agustin Poliana meminta Pemkot Surabaya, khususnya dinas pendidikan selaku pengelola anggaran untuk mempertimbangkan masa depan pendidikan para penerima program Bidikmisi setelah lulus dari sekolah menengahnya.

"Jadi tidak hanya membiayai saja yang ditanggung, tetapi juga pemerintah punya tanggung jawab untuk mengembangkan kemampuannya (tenaga dan pikirannya) pasca-kelulusannya. Mungkin bisa dipekerjakan di lingkup Pemkot Surabaya," kata Agustin di Surabaya, Jumat (14/6/2019).

AYO BACA : Pemprov Jatim Akan Gratiskan SPP SMA dan SMK Negeri

Agustin juga menyampaikan kepada para orangtua calon mahasiswa yang berlatar belakang dari keluarga tak mampu agar tetap bisa optimistis putra dan putrinya bisa mengenyam pendidikan tinggi secara gratis yang dibiayai oleh APBD Surabaya.

Caranya, lanjut dia, setelah siswa lulusan SMA sederajat dinyatakan diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) dan menyelesaikan seluruh adiministrasinya untuk semester awal, bisa langsung melaporkan ke Dinas Pendidikan Surabaya untuk mendaftarkan diri sebagai penerima program Bidikmisi.

"Untuk biaya administrasi semester awal diselesaikan saja dulu. Entah bagaimana caranya. Setelah itu silakan mengajukan permohonan ke dinas pendidikan untuk mendapatkan pembiayaan gratis dari program Bidikmisi," katanya.

AYO BACA : PPDB Negeri di Surabaya Resmi Dibuka

Sementara itu, Pemerintah Kota Surabaya hingga saat ini sudah menyalurkan sebanyak 702 beasiswa untuk mahasiswa dari keluarga tidak mampu di delapan PTN yang tersebar di Kota Pahlawan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya M Ikhsan sebelumnya mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan 8 perguruan tinggi negeri agar proses pencairannya langsung dari dinas ke kampus. Sedangkan uang transportasinya akan diberikan langsung kepada mahasiswa.

Adapun syarat untuk mendapatkan bantuan beasiswa, mahasiswa tersebut harus sudah diterima ataupun sudah menjalankan pendidikan di salah satu dari 8 PTN, kemudian mahasiswa tersebut berasal dari keluarga tidak mampu.

Ke-8 PTN dimaksud masing-masing Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Islam Negeri Surabaya (Uinsa), Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kemenkes, dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim.

Pintu perguruan tinggi pun sudah dibuka. Rektor Unair Mohammad Nasih misalnya, menyatakan Unair akan memprioritaskan pendaftar dari jalur Bidikmisi dan Komitmen Khusus pada jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi yang telah dibuka sejak 10 Juni 2019.

"Skor pendaftar Bidikmisi akan kami tambah. Jadi pendaftar Bidikmisi yang skornya rendah bisa bersaing dengan yang skornya tinggi sehingga kami bisa memberi peluang bagi calon mahasiswa yang tidak mampu," kata Mohammad Nasih.

AYO BACA : Menristekdikti: Pilih Perguran Tinggi Sesuai Kemauan dan Kemampuan!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar