Mahasiswa UMP Temukan Celana Terapi untuk Perbaiki Bentuk Kaki Bayi

  Jumat, 14 Juni 2019   Rahim Asyik
3 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwakarta, Kurnia Pristiyani, Renaldi Mahesa Putra, dan Falah Dinar memperlihatkan celana terapi balita temuannya. (HO-UMP/Antaranews)***

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto temukan celana terapi yang bisa memperbaiki bentuk kaki bayi X dan O

PURWOKERTO, AYOSURABAYA.COM-- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menciptakan celana terapi bagi bayi di bawah 5 tahun atau balita. Celana terapi ini dapat mencegah dan memperbaiki bayi dengan bentuk kaki X dan O.

"Celana terapi dengan nama 'Thepagen' yang merupakan akronim dari 'Therapy Pants Genu Valgum dan Genu Varum' ini diciptakan oleh tiga mahasiswa lintas jurusan yang tergabung dalam Tim PKM-K, yakni Kurnia Pristiyani dan Renaldi Mahesa Putra dari S1 Keperawatan serta Falah Dinar dari Pendidikan Dokter," kata dosen pembimbing penelitian itu, Umi Solikhah, di Purwokerto, Jumat (14/6/2019).

Menurut Umi, inovasi ketiga mahasiswa yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kemahasiswaan (PKM-K) itu sangat membantu masyarakat dalam memberikan solusi bagi anak-anak dengan permasalahan bentuk kaki X atau O, sehingga dapat beraktivitas lebih nyaman dan percaya diri.

AYO BACA : 3 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Ciptakan Sinpangsir

Dijelaskannya, celana terapi itu dapat diperoleh dengan mudah dan murah.

"Inovasi ini memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk berpartisipasi dalam membangun negara sesuai dengan bidang ilmu, menerapkan, dan mengembangkan ilmu yang diperoleh dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.

Menurut Ketua Tim PKM-K UMP Kurnia Pristiyani, celana terapi itu dapat memperbaiki dan mencegah posisi kaki balita berusia 2-3 tahun yang memiliki bentuk kaki O dan kaki X serta dapat memberikan rasa nyaman saat mobilisasi atau beraktivitas.

AYO BACA : Pameran Tahunan Game Terbesar di Indonesia Digelar di Jakarta

Pada penyakit tulang fase awal, kata dia, penggunaan alat penyangga (brace/splint) merupakan cara yang tepat untuk memperbaiki sudut varus proximal tibia dan paling baik dilakukan pada usia di bawah 3 tahun.

"Salah satu metode pemasangan alat penyangga yang sering digunakan untuk memperbaiki sudut varus proximal tibia adalah Knee Ankle Foot Orthosis (KAFO).

Metode ini memfiksasi lutut pada posisi ekstensi dan memberikan ruang medial agar menjadi valgus," katanya.

Ia mengatakan alat penyangga tersebut sebaiknya digunakan selama 23 jam per hari dalam kurun dua tahun atau bergantung derajat angulasi varus agar mendapatkan hasil yang lebih baik.

Menurut dia, produk celana terapi yang dibuat dengan bahan katun serta dikombinasikan dengan busa dan perekat di dalamnya itu dapat dibeli oleh masyarakat dengan mudah dan harga terjangkau.

"Kami menjamin produk bentuk celana ini memiliki kontruksi yang sangat kuat sehingga mudah digunakan. Selain itu, menggunakan bahan yang berkualitas tinggi, aman, warna yang menarik, dan harga yang terjangkau akan menarik perhatian orang tua yang memiliki anak dengan bentuk kaki X dan O. Produk ini bisa didapatkan secara online melalui akun Instagram @thepagen19," kata salah seorang anggota Tim PKM-K UMP Renaldi Mahesa Putra. 

AYO BACA : Spesies Baru Cecak Batu Ditemukan di Gunung Muria

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar