Seorang Wisatawan Tewas Tenggelam di Telaga Sarangan

  Jumat, 14 Juni 2019   Rahim Asyik
Wisatawan memadati kawasan wisata Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur, Sabtu (8/6/2019). Ribuan wisatawan dari berbagai daerah memanfaatkan waktu libur Lebaran 2019 dengan mengunjungi destinasi wisata alam unggulan di wilayah Kabupaten Magetan itu. Sayang, lantaran kurang hati-hati, seorang wisatawan tewas tenggelam di objek wisata ini. (Fikri Yusuf/Antara Foto)***

Seorang wisatawan tewas setelah terpeleset jatuh dan tenggelam di Telaga Sarangan

MAGETAN, AYOSURABAYA.COM-- Seorang wisatawan tewas setelah tenggelam di Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Kanit Reskrim Polsek Plaosan Iptu Sunarto di Magetan mengatakan, korban bernama Dodik Supriyo (41), warga Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

AYO BACA : Ibu-ibu Penggerak Roda Perekonomian Desa Sumbersekar, Malang

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (13/6/2019) sore saat korban sedang piknik bersama keluarganya. "Jenazah korban berhasil dievakuasi setelah petugas gabungan dari BPBD Magetan, Polres Magetan, dan warga melakukan pencarian dan menemukannya. Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal," ujar Iptu Sunarto seperti dilaporkan Antara, Jumat (14/6/2019).

Menurut dia, berdasarkan informasi di lapangan dan keterangan saksi, peristiwa tersebut bermula saat korban berkunjung ke Telaga Sarangan untuk berwisata bersama istri dan anaknya.

AYO BACA : 3 Apartemen dan 1 Motor Fuad Amin Dilelang Rp3,2 Miliar

Dodik bersama istri dan anaknya tiba di Telaga Sarangan sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka lalu menikmati suasana Telaga Sarangan dan menuju ke pinggir telaga sebelah selatan sambil berswafoto.

Dodik berniat mengambil air telaga dengan botol bekas air mineral. Recananya, air itu akan dibawa pulang nanti. Diduga karena kurang hati-hati, Dodik terpeleset dan jatuh ke telaga. Korban tewas tenggelam karena tidak bisa berenang dan tidak ada yang berani menolongnya.

"Korban sempat meminta tolong karena tidak dapat berenang. Setelah itu korban tenggelam karena tidak ada yang berani menolong," kata Sunarto.

Warga yang mengetahui kejadian itu lalu melapor ke petugas dan segera dilakukan pencarian. Beberapa saat kemudian korban berhasil ditemukan, tapi sudah meninggal dunia. Jasad korban kemudiaan dibawa ke Polsek Plaosan untuk diperiksa.

Petugas Polres Magetan dan tim medis Puskesmas Plaosan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Pihak keluarga juga telah menerima musibah itu.
Atas permintaan keluarga, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka di Kota Madiun pada Kamis malam untuk dimakamkan.

AYO BACA : Terungkap, Aktor Intelektual Pembakar Mapolsek Tambelangan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar