7 Faktor Ini Memengaruhi Tubuh Kalau Anda Kurang Tidur

  Minggu, 23 Juni 2019   Rahim Asyik
Bad mood bisa disebabkan oleh tidur yang kurang. (Pixabay.com)***

Apakah tidur Anda cukup? Mungkin saja rutinitas harian Anda tidak memberi Anda cukup kesempatan untuk tidur. Mungkin juga lantaran Anda suka begadang menonton Netflix.

Terlepas dari rutinitas harian yang Anda lakukan, tidur itu sangat penting. Kalau Anda tidak membiarkan tubuh Anda beristirahat, 7 hal berikut ini akan mengganggu kesehatan Anda. Bahan diambil dari sini.

1. Bad Mood

Tidur akan memengaruhi suasana hati Anda. Kalau Anda tiba-tiba jadi sangat mudah tersinggung, itu bisa jadi tanda bahwa Anda sebetulnya kurang tidur atau perlu lebih banyak istirahat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ketika orang dibatasi tidur 4-5 jam semalam, dalam sepekan saja mereka menjadi lebih stres, mudah marah, dan mengalami kelelahan mental. Ketika aktivitas tidurnya dinormalkan kembali, suasana hati para responden riset itu membaik lagi.

2. Kurang Fokus

AYO BACA : Asal-usul Mengompol dan Cara Mencegahnya

Ketika Anda kurang tidur, Anda mungkin merasa pusing dan ini dapat memiliki efek signifikan pada kemampuan Anda untuk fokus. Anda mungkin merasa lebih sulit untuk melakukan tugas yang sederhana sekali pun dan menganggapnya seperti kerja keras. Kurangnya fokus yang disebabkan oleh kurang tidur dapat menyebabkan kecelakaan atau cedera. Oleh karena itu, tidur nyenyak sangat penting untuk belajar, fokus, dan daya ingat.

3. Sistem Kekebalan Tubuh Lebih Lemah

Sistem kekebalan tubuh Anda juga dipengaruhi oleh tidur. Kurang tidur akan mengurangi fungsi sistem kekebalan tubuh dan ini bisa memberi peluang lebih pada datangnya flu. Jadi, Anda terus-menerus bangun di pagi hari dengan sakit kepala, sakit tenggorokan, dan lain-lain, itu bisa jadi tanda bahwa Anda kurang tidur.

4. Mengidam Junk Food

AYO BACA : Merias Jenazah, Cara Gloria Berterima Kasih Pada Tuhannya

Otak yang kurang tidur lebih cenderung menginginkan makanan yang tidak sehat. Mungkin ini karena kita tidak dapat membuat penilaian dan keputusan yang optimal ketika kita lelah. Para peneliti telah melakukan penelitian yang meneliti efek dari kurang tidur akut dan kronis pada perilaku makan. Mereka menemukan korelasi yang kuat antara peningkatan konsumsi energi dan kurang tidur.

5. Berat Badan Naik

Penelitian telah menunjukkan bahwa kurang tidur merupakan salah satu faktor risiko obesitas. Dengan nafsu makan yang meningkat untuk junk food, tidak mengherankan bahwa gejala lain kurang tidur adalah bertambahnya berat badan. Tidur malam yang nyenyak berarti tubuh Anda dapat mengontrol hormon ghrelin dan leptin yang memengaruhi seberapa lapar yang Anda rasakan. Tanpa kontrol itu, Anda mungkin merasa perlu makan lebih dari yang diperlukan. Kemudian, ketika Anda tidur nyenyak, metabolisme tubuh Anda diatur. Namun, kurang tidur dapat mengurangi kemampuan sel lemak Anda untuk merespons insulin hingga 30%.

6. Mata Akan Terlihat Lelah

Lingkaran hitam, kantung mata, dan bengkak di sekitar mata Anda adalah tanda bahwa Anda kurang tidur. Melatonin adalah hormon yang dilepaskan ketika hari gelap. Hormon ini dianggap sebagai alat pacu jantung alami dan memainkan peran penting dalam siklus tidur-bangun. Kalau Anda tidak cukup tidur, tubuh akan kehilangan perbaikan jaringan yang terjadi selama tahap tidur nyenyak dan membuat Anda terlihat lebih buruk untuk dipakai.

7. Berjerawat

Kalau pola tidur Anda berantakan, kulit Anda mungkin mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.  Kurang tidur akan meningkatkan stres dan ini menyebabkan kortisol --hormon stres-- dilepaskan dalam tubuh. Menurut Gil Yosipovitch, profesor dermatologi, peradangan yang berkaitan dengan stres mungkin menjadi penyebab jerawat. (Nadia Syailana)***

AYO BACA : Progres Indonesia Dalam Upaya Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar