Penyelundup 11,5 Kilogram Sabu-sabu Tewas Tertabrak Truk

  Selasa, 09 Juli 2019   Rahim Asyik
Polisi menunjukkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu ketika ungkap kasus narkoba di Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/7/2019). Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 11,5 kg yang dimasukkan ke dalam galon cat. (Umarul Faruq/Antara Foto)***

Polda Jatim gagalkan penyelundupan 11,5 kilogram sabu-sabu. Pelakunya tewas tertabrak truk.

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM-- Tim Satgas Hantu Ditresnarkoba Polda Jawa Timur berhasil mengungkap sekaligus menggagalkan penyelundupan 11,5 kilogram sabu-sabu yang didapat dari seorang bandar narkoba dan diduga asal jaringan Malaysia.

"Tim satgas menangkap pelaku di rumahnya di kawasan Kalideres, Jakarta," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Mapolda Jatim di Surabaya, Selasa (9/7/2019).

AYO BACA : Sejumlah Tokoh Siap Ramaikan Pilwalkot Surabaya 2020

Barang bukti berupa sabu-sabu ini terbungkus plastik yang dimasukkan ke dalam 10 galon cat.

"Masing-masing galon cat itu rata-rata berisi sekitar satu kilogram sabu-sabu," tutur Luki.

AYO BACA : Jatim Targetkan Elektrifikasi 98% Pada 2020

Namun, tersangka atas nama Peter Kreistiono yang sempat diamankan meninggal dunia saat mencoba kabur di tengah perjalanan menuju Mapolda Jatim di Surabaya.

Kapolda menceritakan, saat ditangkap dari rumahnya, polisi membawa Peter dengan tangan diborgol, tapi di tengah perjalanan rombongan polisi mampir ke SPBU di tempat peristirahatan tol Tambun untuk mengisi BBM.

Saat itu, kata Kapolda, tersangka Peter minta izin kepada petugas untuk ke toilet buang air kecil yang kemudian diizinkan, tapi dengan tangan terborgol dan pengawalan.

"Tapi, tersangka malah berupaya kabur dengan cara mendorong polisi hingga jatuh, lalu lari dan nekat melompat dari pembatas tol menghindari petugas, tapi malah tertabrak truk," katanya.

Ketika tersangka lari, lanjut dia, polisi belum mengambil tindakan tegas atau menembak karena melihat situasi yang ramai dan berada di tempat umum.

Petugas kemudian membawa tersangka Peter ke Rumah Sakit Herlina di kawasan Tambun, Bekasi untuk diberikan pertolongan dan perawatan intensif, namun keesokan harinya tersangka meninggal dunia.

AYO BACA : Inilah Tahapan Pilwalkot Surabaya 2020

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar